Anggota Polres Jembrana Ini Nangis di Podium, Apa Gerangan Terjadi

Baliberkarya

Baliberkarya.com-Jembrana. Bripka Ida Bagus Made Mahendra, anggota Sat Intelkam Polres Jembrana, menangis di atas podium Gedung Kesenian IR Bung Karno, Sabtu (27/6) siang.

BACA JUGA : BI Ubah Pasar Sindhu, Rai Wirajaya: QRIS Solusi Transaksi Pembayaran Era Baru 

Dari kelopak matanya keluar butiran-butiran air bening, membasahi kedua pipinya. Air mata kesedihan bercampur haru tersebut dibiarkan begitu saja tanpa sedikitpun hapusan sapu tangan.

Sementara dari mulutnya berujar beberapa kalimat sendu merajut, dan sekali-kali keluar juga nada tinggi penuh semangat. Kata-demi kata teruncap berangkai menjadi kalimat penuh makna. Dia menangis saat berkisah suka duka menjadi anggota polisi saat menghadapi pandemi covid-19.

Isakan tangis Bagus sambil mengujarkan kalimat menyentuh kalbu, ternyata mampu membius sejumlah anggota polisi, ibu-ibu Bhayangkari serta masyarakat umum yang hadir di lokasi tersebut. Hadirin justru terbawa suasana. Terdiam membisu tiada kata terucap dari hadirin.

Bagus menangis dan meneteskan air mata di podium, bukan karena sedang tersangkut kasus atau keluarganya sedang ada kesusahan. Namun ternyata Bagus sedang membacakan puisi bertemakan 'Bakti Polri dalam Penanganan Covid-19' hasil karyanya sendiri.

Bagus merupakan salah satu peserta dari kepolisian dilingkungan Polres Jembrana yang mengikuti lomba baca puisi serangkaian HUT Bhayangkara ke-74. Bagus ternyata sangat piawai membuat puisi dan membawakannya penuh penjiwaan.

Alhasil, Bagus didaulat menjadi juara 1 dalam lomba tersebut dalam katagori anggota polri. Bagus kemudian ditampuk beradu kepintaran membawa puisi di tingkat polda Bali bersaing dengan perwakilan Polres se-Jembrana.

Lomba baca puisi tersebut yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari dibuka oleh Waka Polres Jembrana Kompol Ida Bagus Dedi Juniartha. Diikuti oleh puluhan peserta yang terbagi menjadi beberapa katagori. Diantaranya katagori peserta SD, SMP, SMA, anggota Polri dan Bhayangkari.

BACA JUGA : Seluruh Pedagang Bermobil dan Pedagang Pasar Akan Didata Cegah Transmisi Lokal

Selain Bagus, ada juga salah satu peserta dari katagori SMP yakni Ida Ayu Bindang Asti Astiti (14) dari SMP Negeri 2 Negara yang mampu membuat semua peserta dan penonton serta dewan juri merinding lantaran puisi ciptaannya sangat bagus dan membawakannya penuh penjiwaan.

Tak kalah bagusnya juga ada peserta dari katagori SD, yakni Putu Bagus Aditya Putra (10) dari SD Marsudirini, cukup mampu membuat para dewan juri dan peserta lainnya memberikan standing aplaus atas penampilannya.

Dalam kesempatan tersebut Waka Polres Jembrana Kompol Ida Bagus Dedi Juniartha mengatakan, lomba baca puisi untuk umum dan lingkungan Polri tersebut digelar adalah sebagai rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-74.

"Disamping itu, lomba baca puisi ini juga untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat terkait tugas kepolisian dalam penanggulangan pandemi covid-19. Termasuk himbauan agar masyarakat mematuhi himbauan pemerintah sebagai upaya menekan penularan covid-19," terangnya, Sabtu (27/6/2020).

Lanjut Waka Polres Jembrana, lomba baca puisi serangkaian Hut Bhayangkara ke-74 tersebut dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah. Diantaranya pengaturan jarak duduk peserta, penonton dan dewan juri.

"Yang hadir juga seluruhnya kita wajibkan mengenakan masker. Kecuali saat peserta tampil masker dilepas sesaat. Di depan tempat lomba juga kita sediakan tempat cuci tangan," tutupnya.

Untuk diketahui, selain lomba baca puisi di gedung kesenian IR Soekarno tadi pagi hingga sore, di jam yang sama juga diselenggarakan lomba nyanyi dengan katagori, anggota polri, bhayangkari dan katagori umum.

Lomba nyanyi tersebut berlangsung di gedung Rupatama Polres Jembrana yang dibuka oleh Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa. Pelaksanaan lomba berlangsung lancar dengan jumlah peserta mencapai puluhan serta pelaksanaannya tetap memperhatikan protokol kesehatan. Lantaran dilaksanakan saat covid-19 mewabah.(BB)
 


TAGS :

Komentar