Bupati Sang Nyoman Resmikan Lab PCR dan Billing System RSUD Bangli

Ket poto :Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, SE. Resmikan Lab PCR dan Billing System RSUD Bangli

Baliberkarya.com - Bangli. Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, SE., yang didampingi oleh Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, meresmikan LAB PCR dan Billing System di RSUD bangli yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Bangli, Kamis (1/7/2021).

Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPRD Bangli, Kadiskes Bangli, Direktur RSU Bangli. 
Direktur RSUD Bangli  dr. I Nyoman Arsana, M.Kes. mengatakan, sesuai dengan arahan bapak bupati, agar RSU berbenah sesuai dengan visi dan misi yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali. "Di bidang kesehatan yakni pengembangan pelayanan kesehatan yang berkualitas serta didukung dengan pengembangan sistim dan data. Sehingga di RSU mulai berbenah dari awal sehingga pada saat ini," jelasnya.

Pihaknya menyampaikan, RSU bisa melakukan pemeriksaan PCR yang dilounching saat ini, yang mana pemeriksaan PCR merupakan rekomendasi yang paling akurat yang sudah direkomendasi secara internasional. "Kita melaksanakan di sini dalam rangka memutus rantai penularan covid-19," ujar Arsana.

Ditambahkannya, sistem informasi manajemen Rumah Sakit yang disebut Billing System sudah dilakukan. Pihaknya juga menyampaikan dalam pembenahan pelayanan di bidang SDM, "RSU Bangli sudah mendatangkan 2 dokter spesialis baru saat ini, yakni dokter ahli paru dan dokter bedah orology," terangya.

Diharapkan semoga dengan peningkatan alat pemeriksaan dan dokter spesialis pelayanan kesehatan di RSUD Bangli bisa ditingkatkan secara kuantitas  maupun kualitas. 

Sementara, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, SE., dalam sambutannya mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bangli menyambut baik dan sekaligus mengucapkan selamat atas dibukanya LAB PCR di RSU Bangli, karena laboratorium PCR ini untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel bakteri atau virus saat ini.

"PCR juga digunakan untuk mendiagnosis penyakit Covid-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus corona. Dengan dibukanya LAB PCR ini menjadi salah satu upaya untuk menanggulangi wabah covid-19 di Kabupaten Bangli pada khususnya dan Bali pada umumnya," ujarnya.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya melounching LAB PCR  dan melounching billing system yang ada di RSUD Bangli. "Saat ini LAB PCR yang memang sudah melalui tahap uji coba dan hasilnya sudah bisa dipertanggung jawabkan dan ditangani oleh tenaga kesehatan yang berkopeten dan bersertifikasi," ucap Sang Nyoman.

Pihaknya berharap, dengan penambahan sarana dan prasarana di RSUD Bangli ini mudah-mudahan pelayanannya akan semakin lengkap, penunjang-penunjang semakin lengkap, dan juga sub spesialis sudah hadir di Kabupaten Bangli. "Dokter-dokter akan ditambah dalam rangka kelengkapan daripada sumber daya manusia, untuk menjadikan RSUD ini bener-bener suatu saat menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat bangli," ujarnya  

Dengan dibukanya layanan LAB PCR ini, lanjut Sang Nyoman, pihaknya berharap seluruh elemen baik internal RSU Bangli, dinas kesehatan melalui Puskesmas-puskesmas. "Dokter praktek mandiri dan elemen-elemen lain yang terlibat didalamnya, mampu mendukung program pemerintah Kabupaten Bangli," imbuh Sang Nyoman.

Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan pandemi covid-19. Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Bangli, untuk selalu taat akan protokol kesehatan dimanapun berada. "Mari sayangi diri sendiri dan keluarga, malalui disiplin diri sendiri, karena terkadang sesuatu yang sering dianggap sepele malah nantinya akan menyelamatkan atau malah mencelakakan kita," tutup Sang Nyoman. (BB)


TAGS :

Komentar