Realisasikan Program Unggulan, Amerta Optimalkan PAD Dari "Masyarakat Untuk Masyarakat"

Baliberkarya.com-Denpasar. Calon Walikota Denpasar dan Wakil Walikota Denpasar nomor urut 2, I Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara (Amerta) yang dikenal Satya Wacana dan Satya Laksana memiliki keunggulan yang mengusung program pro rakyat.

Adapun pro rakyat yang menjadi keunggulan Paslon Amerta yaitu lahir Rp 1 juta, meninggal Rp 10 juta, STT Rp 25 juta, dadia Rp 5 juta, PKK Rp 5, dan prajuru Rp 30 juta per tahun. Tak hanya itu, dari segi pendidikan Paslon Amerta juga akan menghilangkan kastanisasi sekolah negeri dan swasta melalui pemberian subsidi kepada sekolah swasta. 

Begitu juga dengan kesehatan, Paslon Amerta akan menggratiskan BPJS untuk pekerja sektor non formal, hingga meningkatkan fasilitas kesehatan. Salah satunya Puskesmas memiliki ruang rawat inap.

Hal itu disampaikan Ngurah Ambara didampingi Bagus Kertha Negara seusai blusukan ke sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Bekul di Jalan Siulan dan Pasar Biaung, Denpasar Timur, Jumat pagi (20/11/2020).

Menurutnya, program bantuan tersebut tertuang dalam visi misi Paslon Amerta yakni Denpasar Berseri, Smart City, Berbudaya dan Berdaya Saing. Program ini bukan sekadar janji-janji saja, tetapi sebuah komitmen Paslon Amerta dan juga partai pengusung yaitu Partai Golkar, NasDem, dan Demokrat. 

"Kami telah menemukan celah dan cara untuk memenuhi program-program ini. Jika kami terpilih, maka dua tahun program-program itu tak terwujud, kami siap mundur," tegasnya. 

Dalam kesempatan ini, Bagus Kertha Negara menambahkan Paslon Amerta hadir untuk keberpihakan kepada masyarakat di Kota Denpasar. Menurutnya, potensi di Denpasar ini cukup besar dan inilah yang harus dioptimalkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Pria yang akrab disapa Sting ini mengungkapkan, salah satu langkah untuk meningkatkan PAD adalah melakukan digitalisasi terintergrasi untuk mencegah terjadinya kebocoran. 

"Inilah yang akan kami gunakan untuk merealisasikan program Amerta. Jadi PAD itu dari masyarakat dan untuk dikembalikan kepada masyarakat," pungkasnya seraya mengajak masyarakat untuk memilih nomor urut 2 pada Pilkada Serentak Tahun 2020 yakni pada 9 Desember mendatang.(BB).


TAGS :

Komentar