Mimih Dewa Ratu! Linmas Meninggal Dunia dan 3 Anggota KPPS Dirawat di Jembrana

  20 Februari 2024 PERISTIWA Jembrana

Ket poto : Ketua KPU Jembrana I Ketut Adi Sanjaya

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com - Jembrana. Pasca Pemilu serentak di Kabupaten Jembrana, seorang petugas keamanan (Limas) meninggal dunia pasca Pelaksanaan Pemilu serentak 2024 di Kabupaten Jembrana. Sementata tiga anggota KPPS dirawat dirumah sakit lantaran kelelahan, 2 diantaranya sudah diperbolehkan pulang lantaran kondisinya sudah sehat

Sai'un Anam (58), seorang linmas di Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, meninggal dunia pada Selasa (13/2/2024) malam, sebelum pencoblosan dimulai. Menurut Ketua KPU Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya, Sai'un Anam meninggal karena sakit jantung.

"Beliau meninggal setelah salat di masjid dekat TPS," kata Ketut Adi Sanjaya, Selasa (20/2/2024).

Ia mengaku, dari KPU Jembrana memberikan santunan kematian senilai Rp 36 juta dan Rp 10 juta biaya pemakaman kepada keluarga Sai'un Anam.

Selain itu, tiga anggota KPPS di Kecamatan Negara dan Jembrana dirawat inap di rumah sakit karena kelelahan setelah bertugas. Dua orang KPPS di Kecamatan Jembrana sudah pulang, namun satu orang masih dalam perawatan.

"Kita pastikan juga apakah mereka dicover BPJS Kesehatan atau tidak. Kalau tidak, KPU juga akan memberikan pembiayaan," ujar Ketut Adi Sanjaya. (BB)