Dulu Gempar Boikot Sari Roti, Kini Heboh Boikot Tolak Angin

  07 Maret 2017 PERISTIWA Nasional

Istimewa

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com-Nasional. Pengguna twitter pasti tahu jika beberapa waktu lalu sempat heboh #BoikotSariRoti. Hastag yang bersumber dari selisih faham aksi 212 ini sempat ramai dibicarakan.

Belum hilang di ingatan mengenai #BoikotSariRoti, kini muncul lagi #BoikotTolakAngin. Hastag ini muncul akibat cuitan Ernest Prakasa, seorang komika yang mengkritik JK saat menyambut kedatangan Zakir Naik.

Melalui akun twitternya, sutradara Cek Toko Sebelah ini menuliskan, “JK dgn hangat menjamu Zakir Naik, org yg terang2an mendanai ISIS. Sulit dipahami.”

BACA JUGA : Kekayaan 'Cetar Membahana' Syahrini Setara Dengan 46 Mobil Mewah Lamborgini

Sontak saja, cuitan Ernest mendapat respon negatif dari netizen. Ada yang bilang Ernest kurang googling dan ada pula yang mengatakan jika pria bermata sipit ini ingin tiru gaya Uus yang sebelumnya menghina pimpinan FPI.



Menyadari ada yang salah dengan cuitannya, Ernest langsung menulis permohonan maaf. Ia juga menyampaikan sumber artikel yang dibacanya sehingga Ia bisa mengatakan jika Zakir Naik adalah salah satu donatur ISIS.

BACA JUGA : Pergi Ke Bali, Nikita Mirzani Ingin Bertemu dan Dinikahi Pangeran Arab

Namun, nasi sudah telanjur menjadi bubur. Tulisan Ernest sudah terlanjur menyebar dan makin banyak netizen yang geram dengan ucapannya. Terutama orang Islam yang selama ini gemar mendengarkan ceramah ulama asal India (Dr. Zakir Naik). via toptwitter.com

Karena Ernest Prakasa pernah di endorse oleh produk Tolak Angin, maka munculah tahar #BoikotTolakAngin di twiter. Tak tanggung-tanggung, tagar ini bahkan sempat menjadi trending topik.

BACA JUGA : Terlihat Sederhana, Jubah Raja Arab Ternyata Termahal di Dunia

#BoikotTolakAngin menduduki peringkat ke-3 trending topik Indonesia. Wah, ternyata segitu hebohnya ya dampak dari cuitan Ernest? Semoga kesalah pahaman ini bisa berakhir dengan cepat dan damai.

Satu lagi, harusnya yang dilakukan koh Ernest ini menjadi pembelajaran Kita semua. Jangan sampai menelan berita mentah-mentah agal tak terjadi fitnah. Kalau sudah begini, repot kan?(BB/net).