Dua Dekade ITB Stikom Bali, Tulus Lantunkan 11 Lagu Pukau Ribuan Penonton di Pantai Pandawa

  13 Agustus 2022 PENDIDIKAN Badung

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com-Badung. Puncak perayaan dua dekade ITB Stikom Bali, menghadirkan Tulus, sebagai penyanyi dan penulis lagu dengan karya-karyanya yang fenomenal dengan penampilannya yang mampu mengguncang panggung di Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung.

Suara merdu Tulus dengan lagu-lagu yang populer di kalangan anak muda masa kini, mampu menghanyutkan suasana ribuan penonton yang memadati area terbuka kawasan pantai yang tersohor dimata wisatawan domestik hingga mancanegara tersebut. Bahkan, kawasan Pantai Pandawa yang biasanya terdengar hempasan ombak Samudra Hindia ini seperti bungkam dengan riuhnya suara penonton yang ikut mengiringi lantunan lagu Tulus.

Saat tampil, Tulus mengawali penampilannya dengan membawakan lantunan lagu berjudul Satu Kali tentu saja mengundang sorak sorai ribuan penonton yang merasa terhibur. Dengan digelarnya konser Tulus ini diharapkan menjadi momen penanda kebangkitan ekonomi Bali, yang sebelumnya sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Kegembiraan penonton yang hadir makin terhibur dengan lantunan lagu kedua Tulus yang berjudul Ruang Sendiri. Ribuan penonton yang hadir bahkan ikut menirukan bait-bait lagu yang dilantunkan Tulus. Setelah penampilan lagu kedua, Tulus lalu menyempatkan diri untuk menyapa penonton seraya mengaku sangat senang bisa tampil kembali di Bali.

"Selamat malam teman-teman, perkenalkan nama saya Tulus, saya adalah seorang penyanyi dan penulis lagu. Bisa dilihat betapa lebarnya senyum saya hari ini. Karena saya sangat bahagia ketemu kembali dengan teman-teman semua. Teman-teman juga senang ketemu saya ya?," ucap Tulus menyapa penonton dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu ketiga, dengan judul Kelana.

Semakin malam suasana semakin riuh, saat Tulus membawakan lagu berjudul Monokrom. Lagu yang mengangkat cerita yang orang-orang tidak sadar ada, tapi sebenarnya sudah ada dari dulu ini, makin menghidupkan suasana. Penampilan Tulus kemudian dilanjutkan dengan lagu berjudul "Labirin", "Nala", "Diri", "Sepatu", "Sewindu", "Hati-hati di Jalan", dan ditutup dengan lagu berjudul  "Tujuh Belas".

Pada puncak peringatan hari jadi ITB STIKOM Bali yang ke 20 tahun ini, sejak sore, gerbang menuju akses pantai Pandawa cukup sesak dipadati penonton. Sebelumnya,sejumlah penampilan band lokal, juga mengisi acara yang dimulai Sabtu sore yang dilanjutkan hingga malam tersebut. Sementara, Tulus sebagai penyanyi yang kondang dengan lagu "Manusia Kuat" itu tampil menjadi hiburan pamungkas Gathering Akbar, Dies Natalis Ke-20 ITB STIKOM Bali dan Music Event Apollo tersebut.

Sementara itu, Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan menyatakan dua dekade ITB STIKOM Bali menjadi pengabdian untuk Negeri dalam menciptakan sumber daya manusia yang handal melalui dunia pendidikan tinggi. Dies Natalis yang mengangkat tagline ‘Mengabdi untuk Negeri dari Negeri’ ini memberikan penekanan pada perjalanan ITB STIKOM Bali yang sesuai dengan track perkembangan jaman digital.

“Dari generasi sekarang ini, kelak akan menjadi pimpinan di masa depan. Sepuluh atau dua puluh tahun lagi mereka lah yang akan jadi lakon untuk negeri kita,” ucap Dadang Hermawan.

Dadang Hermawan menilai digitalisasi telah merambah ke segala lini dari lingkup yang kecil hingga yang besar. Sementata peran ITB STIKOM Bali dalam menjawab tantangan perubahan jaman adalah melahirkan SDM yang memiliki keahlian di bidang digital. Bahkan, lanjutnya, banyak perusahaan besar hingga multinasional mencari tenaga kerja berbasis kemampuan di bidang IT.

“Saat ini telah terjadi fenomena terbalik, kalau dulu SDM yang dibutuhkan dunia kerja cenderung bersifat administratif, sedangkan kemampuan digital mengikuti sesudahnya, kini fenomena itu sudah berubah,” ungkap Dadang Hermawan.

“Kalau sekarang dicari Sarjana IT dan baru dilatih kemampuan lain seperti marketing atau administrasi lainnya. Karena sekarang semuanya mengandalkan IT, hampir di semua sektor kehidupan,” imbuhnya.

Dadang Hermawan menegaskan selama dua puluh tahun terakhir, ITB STIKOM Bali telah melahirkan lebih dari 9.000 sarjana di bidang teknologi informasi. Baginya, ribuan tamatan ITB STIKOM Bali punya peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang telah beralih ke digital.

“Kami terus mengembangkan diri, mengembangkan kurikulum untuk selalu menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi,” terang Dadang Hermawan mengakhiri.(BB).