Dipaparkan, Hasil Penilaian Wahana Tata Nugraha 2016 di Badung

  19 Agustus 2016 PERISTIWA Badung

baliberkarya

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com-Badung. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi  Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kab. Badung I Wayan Weda Dharmaja menerima Tim Penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) yang dipimpin Ahmad Yani ATD.MT di Ruang Pertemuan Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung, Kamis (18/8/2016). Acara ini juga dihadiri Ketua Komisi II DPRD Badung Nyoman Dirgayusa, Organda dan Instansi terkait. 

Dalam sambutannya Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Badung sangat menyambut baik dan positif kegiatan penilaian WTN ini, karena dengan kegiatan ini akan mampu membantu untuk melihat lebih jauh potret kondisi lalu lintas dan angkutan kota secara obyektif berdasarkan pantauan dan penilaian dari pihak lain. Penilaian ini merupakan wahana untuk menilai kinerja pemerintah Kabupaten/Kota maupun Provinsi yang telah berkomitmen dan berbuat untuk menciptakan dan meningkatkan ketertiban lalu lintas dan angkutan perkotaan di wilayahnya. Pada kesempatan tersebut Suiasa juga mengharapkan agar masukan yang didapat bisa menjadi acuan kearah yang lebih baik kedepannya. "Momentum ini akan menjadi ajang bagi pemerintah daerah untuk introspeksi dan bercermin tentang kekurangan sekaligus kelebihan daerah dalam rangka pengelolaan lalu lintas dan angkutan kota," ujarnya. 

Dijelaskan pula bahwa wilayah perkotaan Kuta yang merupakan lokus pada penilaian kali ini  merupakan kawasan perkotaan yang dominan sebagai pusat aktivitas dan akomodasi pariwisata dunia, dan sudah pasti permasalahan lalu lintas dan angkutan yang terjadi di wilayah tersebut cukup kompleks. Dan untuk mengantisipasi permasalahan khususnya tentang lalu lintas dan angkutan kota yang ada di kawasan Kuta dan sekitarnya, Pemerintah Kabupaten Badung sudah merancang beberapa hal yang diharapkan mampu untuk mengurangi permasalahan tersebut diantaranya untuk mengatasi terjadinya kemacetan di Patung Ngurah Rai akan dibangun Underpass, pembangunan Shortcut diatas Tukad Mati  di wilayah Kuta serta dirancang pula pembangunan gedung parkir. "Kedepannya semua sistem yang akan dipakai untuk memaksimalkan kondisi lalu lintas dan angkutan kota akan berbasis Informasi Teknologi, sehingga diharapkan mampu meminimalisir kesalahan yang dilakukan oleh masyarakat," katanya.

Sementara itu Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kab. Badung I Wayan  Weda Dharmaja memaparkan bahwa untuk WTN Tahun 2016 ini telah menyiapkan program-program unggulan diantaranya dari aspek Angkutan akan disediakan Trayek Angkutan Pengumpan Trans-Sarbagita, dari aspek prasarana akan dilakukan pedestrianisasi, penyediaan fasilitas penyandang cacat, Pengembangan Area Traffic Control System (ATCS), Rencana pengembangan Intelegent Transport System (ITS) menuju Smart  City di bidang lalu lintas. Sementara dari aspek lalu lintas akan ditetapkan Kawasan Kawasan Tertib Lalu Lintas  (KTL) serta Pembangunan  Zona Selamat Sekolah (ZoSS. Dari aspek lingkungan akan dilaksanakan Program Uji Emisi Kendaraan Bermotor dikaitkan dengan HUT Mangupura, aspek pelayanan akan disediakan kawasan Free Wifi pada tempat-tempat strategis seperti Kuta dan dari aspek SDM akan dilaksanakan kegiatan AKUT, pelajar pelopor keselamatan lalu lintas serta kampanye keselamatan lalu lintas. Selain itu Weda juga menampilkan tindak lanjut catatan lapangan WTN tahun sebelumnya dan telah menindaklanjutinya baik dari aspek sarana, prasarana lalu lintas serta  pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Tim Penilai Ahmad Yani ATD.MT menyampaikan bahwa penilaian ini bukan hanya untuk mengejar penghargaan saja, tetapi sesuai ketentuan yang berlaku, pemerintah harus bisa mengayomi dan melayani dengan cara menyediakan sarana dan prasarana fasilitas yang diperlukan oleh masyarakat. Disamping itu kedepannya Pemerintah Kabupaten Badung juga diharapkan membuat terobosan agar mampu menciptakan tertib lalu lintas dan angkutan kota yang handal, nyaman, aman serta lancar  serta bisa melaksanakan sistem angkutan umum yang pas untuk Badung khususnya Kuta yang merupakan destinasi pariwisata dunia.(BB)