Konsisten Bantu Masyarakat, ARW Bersama BI Lagi Gelontorkan Ribuan Paket Sembako Bak 'Rintik Hujan Dimusim Kemarau'

Baliberkarya.com-Denpasar. Anggota DPR RI Komisi XI, I Gusti Agung Rai Wirajaya (ARW) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) kembali membantu masyarakat dengan menggelontorkan bantuan 2.500 paket sembako. 

Setelah sehari sebelumnya pada Jumat 22 April 2022 telah menggelontorkan 2.500 paket sembako yang dipusatkan di Banjar Benaya, Peguyangan, Denpasar, kini Sabtu (23/4/2022) Agung Rai Wirajaya (ARW) bersama Bank Indonesia kembali memberikan bantuan 2.500 paket sembako yang dipusatkan di Banjar Tag Tag Kaja, Peguyangan, Denpasar. 

Pembagian ribuan paket sembako bantuan kepada masyarakat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat ini, selain dihadiri Anggota DPR RI Komisi XI I Gusti Agung Rai Wirajaya (ARW), juga dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Deputi BI Provinsi Bali Gusti Ayu Diah Utari, Anggota DPRD Kota Denpasar Ida Bagus Ketut Wirajaya, I Gusti Made Namiartha, dan I Wayan Sutama, Lurah Peguyangan I Gede Sudi Arcana, Kelian Adat Banjar Tag Tag Kaja Wayan Kardana, sejumlah tokoh masyarakat Banjar Tag Tag Kaja serta perwakilan kelompok penerima sembako. 

Ketut Astawa selaku koordinator kegiatan menjelaskan paket sembako PSBI ini terselenggara sebagai tindak lanjut dari direalisasikannya proposal permohonan bantuan penanganan Covid-19 dari Banjar Tag Tag Kaja oleh Bank Indonesia melalui PSBI. 

Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan kepada yang membutuhkan melalui lembaga/kelompok masyarakat sebanyak 2.500 paket sembako yang tersebar di seluruh Bali. Adapun kelompok masyarakat sebagai penerima paket sembako kali ini yakni Banjar Tag Tag Kaja, Banjar Tag Tag Kelod, Banjar Tag Tag Tengah, PKK Banjar Tag Tag Kaja, Sekeha Gong Banjar Tag Tag Kaja.

Bantuan sembako juga diberikan kepada Pengempon Pura Arya Wang Bang Pinatih Denpasar, Taman Pendidikan Al-Qur'an Mushola Al Ikhlas Denpasar, Majelis Ta'lim Nurul Huda Denpasar, Perkumpulan Pengajian Yaasinan Nurul Iman Denpasar, Pengempon Dadia Arya Wang Bang Pinatih Penebel Tabanan, dan Banjar Adat Pangi Desa Adat Pekraman Karangasem.

"Karena ini masih pandemi tahap awal kami sebar 1.000 paket, nanti berikutnya menyusul 1.500," jelas Ketut Astawa. 

Agung Rai Wirajaya yang sering disebut "DPR Sembako" lantaran paling getol dan konsisten memberikan bantuan paket sembako selama Pandemi yang berlangsung 2 tahun lebih ini dalam sambutannya sangat mengapresiasi kontribusi mitra kerjanya yakni Bank Indonesia yang telah turut membantu pemerintah didalam percepatan penanganan Covid-19 utamanya menjaga kestabilan moneter ditengah badai Covid-19. Dimana salah satu wujud dukungan Bank Indonesia itu lewat bantuan paket sembako PSBI yang disalurkan ke masyarakat di seluruh Kabupaten di Bali. 

"Paket bantuan sembako ini sangat meringankan beban masyarakat. Kalau boleh saya ibaratkan bantuan ini seperti rintik hujan sehari ditengah kemarau yang panjang, sedikitnya ini bisa meringankan," kata Agung Rai Wirajaya yang kerap disapa ARW. 

Tokoh asal Peguyangan Denpasar merasa sangat bersyukur bersama mitra kerjanya BI dapat merealisasikan bantuan 2500 paket sembako sesuai Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) untuk masyarakat Bali. Agung Rai Wirajaya kembali menyampaikan apresiasinya atas peran dan kontribusi Bank Indonesia khususnya Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang senantiasa hadir membantu masyarakat Bali ditengah pandemi Covid-19.

"Sudah tak terhitung berapa paket sembako Bank Indonesia distribusikan kepada masyarakat kita di Bali. Sebagai mitra kerja di Komisi XI saya ucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia," ucap Agung Rai Wirajaya yang merupakan Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.

Sementara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho menyatakan pandemi Covid-19 telah memberikan dampak signifikan bagi perekonomian Bali. Pandemi Covid-19 sampai saat ini masih terjadi kendati kasusnya di Indonesia khususnya di Bali terus melandai. 

Namun pada bulan Februari silam, lanjut Trisno kasus Covid-19 sempat merebak hingga pemerintah menerapkan PPKM level 3 di Provinsi Bali. Hal ini menyebabkan masih adanya pembatasan aktivitas di berbagai sektor baik esensial maupun sektor non esensial. 

"Saat ini kasus Covid-19 telah menunjukkan penurunan sejak awal Maret lalu dan pemerintah telah menginformasikan bahwa mudik dibolehkan dengan tetap memperhatikan prokes dan beberapa persyaratan bagi masyarakat yang vaksinnya belum lengkap," ujar Trisno. 

Menyikapi dampak dari pandemi Covid-19 kepada masyarakat, Bank Indonesia terus berupaya berperan aktif dalam penanggulangannya melalui PSBI khususnya lewat penyerahan paket sembako yang terealisasi berkat dukungan I Gusti Agung Rai Wirajaya selaku Anggota DPR RI Komisi XI dari Dapil Bali. 

Menurut Trisno Nugroho, Bali saat ini mulai pulih dengan adanya penerbangan internasional dan wisatawan mancanegara yang masuk ke Bali pasca pandemi Covid-19, dengan demikian ekonomi Bali diharapkan bisa bangkit kembali.

"Kebijakan pelonggaran perjalanan ini tentu harus dapat kita maksimalkan untuk Bali bangkit kembali. Meski demikian kita tidak boleh lengah, kerjasama dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk bersama-sama dapat menang melawan Covid-19," pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Wayan Kardana selaku Kelian Adat Banjar Tag Tag Kaja Kelurahan Peguyangan Denpasar mengungkapkan sangat berterima kasih kepada Agung Rai Wirajata bersama Bank Indonesia yang telah merealisasikan proposal permohonan bantuan penanganan Covid-19 berupa sembako untuk masyarakat.

“Kami berterima kasih telah mengabulkan surat permohonan kami, karena ribuan paket sembako ini sangat berguna bagi masyarakat di Banjar Tag Tag Kaja dan semua penerima sembako di wilayah Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, Bangli, Klungkung, Jembrana dan Karangasem,” ungkap Wayan Kardana mengakhiri.(BB). 


TAGS :

Komentar