Bantu Traktor Kelompok Tani Sibang Kaja, Gus Adhi Harap Petani Jangan Jadi Hanya Tukang Cangkul Tapi Harus Jadi Pengusaha Pertanian

Baliberkarya.com-Badung. Wakil rakyat dengan spirit perjuangan “Amanah, Merakyat, Peduli” (AMP) dan “Kita Tidak Sedarah Tapi Kita Searah” Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (Amatra) yang akrab disapa Gus Adhi tak henti-hentinya membantu masyarakat khususnya dibidang pertanian, peternakan, dan perikanan. 

Dalam bulan Desember 2021 ini saja, Gus Adhi yang dikenal sebagai tokoh yang sangat peduli dengan komitmen Seken-seken (bener-bener), Saja-saja (sunguh-sungguh), Beneh-beneh (serius) dalam membantu masyarakat menyerahkan bantuan ribuan bibit salak gula pasir kepada 6 kelompok tani di wilayah Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.

Tak hanya itu, Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali ini juga sebelumnya pada Rabu sore (15/12/2021) menyerahkan bibit buah unggul sebanyak 1.500 bibit manggis unggul varietas Kaligesing kepada petani di Desa Pengotan, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.

Bantuan selanjutnya pada Senin sore (28/12/2021) jelang akhir tahun 2021 dan menyongsong tahun baru 2022, Anggota DPR RI dua periode ini membawa oleh-oleh untuk para petani melalui berbagai program bantuan pertanian dengan kembali menyerahkan bantuan alsintan (alat mesin pertanian) berupa traktor singkal bagi Kelompok Tani Adi Kusuma di Wantilan Desa Adat Banjar Lambing, Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

Penyerahan bantuan disaksikan didampingi Perbekel Desa Sibang Kaja Ni Nyoman Rai Sudani, Kelompok Tani Adi Kusuma Nyoman Sudana, Bendesa Adat Banjar Lambing, tokoh masyarakat setempat, petugas PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) dan para petani anggota krama subak.

Usai menyerahkan bantuan, Gus Adhi mengapresiasi subak setempat yang mempunyai semangat besar untuk membangun dan melejitkan sektor pertanian di Badung dan membangkitkan perekonomian Badung dari pertanian. Para krama subak juga memahami betapa pentingnya mekanisasi dan modernisasi pertanian.

“Warga subak disini ada keinginan melakukan pertanian dengan maju dan modern seperti menggunakan alat tanam padi, saya apresiasi ini luar biasa. Di Kabupaten Badung yang sangat kaya dulunya sekarang masih ada keinginan membangkitkan sektor pertanian,” kata Gus Adhi yang sebelumnya bertugas di Komisi IV DPR RI membidangi pertanian, kelautan, kehutanan dan lingkungan hidup dan kini menjabat Anggota Komisi II DPR RI ini.

Dalam kesempatan ini, para petani juga berharap ada perbaikan jalan usaha tani dan irigasi tersier yang dianggap sarana vital untuk menunjang aktivitas pertanian dan meningkatkan hasil pertanian.

“Jangan hilangkan anggaran irigasi tersier dan jalan usaha tani. Walaupun ada bantuan alat pertanian seperti traktor, nilai peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak maksimal kalau tidak ada jalan yang bagus,” harap Gus Adhi dengan spirit dan motivasi “Maju Terus Pantang Mundur” ini seraya mendukung rencana pengembangan ekowisata subak di Desa Sibang Kaja ini.

Politisi senior Partai Golkar ini menegaskan alat mesin pertanian ditunjang dengan jalan usaha tani dan irigasi tersier yang bagus menjadi beberapa faktor penting dalam meningkatkan nilai tukar petani dan kesejahateraan petani. Gus Adhi juga mengedukasi petani untuk bercocok tanam mengolah sawah secara organik sehingga bisa juga menghasilkan beras organik.

“Traktor ada tapi kalau jalan usaha tani tidak bagus maka sia-sia. Ini faktor utama untuk meningkatkan nilai tukar petani dan kesejahteraan petani. Sekarang harga pupuk urea mahal jadi lebih baik gunakan pupuk kandang sapi yang sudah difermentasi sehingga bisa hasilkan beras organik,” ajak politisi Golkar asal Kerobokan Badung ini.

Dalam kesempatan ini, Gus Adhi yang juga Ketua Harian Depinas SOKSI dan Ketua Depidar SOKSI Bali ini juga mendorong para kelompok tani penerima bantuan alsintan agar membentuk  UPJA (Unit Pelayanan Jasa Alsintan) untuk menambah pundi-pundi pendapatan kelompok tani misalnya dari unit penyewaan jasa alsintan hingga bengkel alsintan.

Wakil rakyat yang konsern membangun pertanian Bali ini menegaskan pihaknya akan serius membantu petani dengan didampingi BPTP (Badan Pengkajian Teknologi Pertanian) Bali. Untuk itu, Gus Adhi tengah mendata para petani yang nantinya akan mendapatkan pendampingan berkelanjutan.

"Kita ubah dan ajak petani jadi pengusaha pertanian. Petani jangan hanya jadi tukang cangkul tapi harus jadi pengusaha pertanian," tegas tokoh asal Jero Kawan Kerobokan Badung ini mengakhiri.

Sementara, Perbekel Desa Sibang Kaja Ni Nyoman Rai Sudani menyampaikan terima kasihnya dan mengapreasiasi bantuan Gus Adhi. Tak hanya itu, pihaknya juga memuji perhatian serius dan keberpihakan nyata serta berkelanjutan dari Gus Adhi dalam membantu petani khususnya pula di Desa Sibang Kaja.

“Potensi pertanian di desa kami sangat besar dan saat ini masih dominan tertarik dalam budidaya bunga, selain memang padi untuk menjaga ketahanan pangan. Kami memohon dukungan untuk rencana pengembangan ekowisata subak. Kami juga mohonkan dari pemerintah pusat agar ada perbaikan jalan usaha tani,” pinta Sudani berharap.(BB). 


TAGS :

Komentar