Pengurus Golkar Diminta Siap Tempur, Airlangga: Kalau Pengurus Tak Siap Sebaiknya Duduk 'Dibangku Cadangan' Karena Kita Mau Menang

Foto: Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berikan sambutan dalam Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali dan DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota se-Bali di Wantilan Golkar Bali, Kamis malam (16/12/2021).

Baliberkarya.com-Denpasar. Setelah melepas ekspor buah manggis ke Cina dan memberikan KTA Partai Golkar serta meresmikan Yellow Clinic, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kemudian melantik Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali dan DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota se-Bali di Wantilan Golkar Bali, Kamis malam (16/12/2021). 

Dalam pelantikan ini juga dihadiri, jajaran pengurus DPP Partai Golkar, Ketua DPD Golkar Jogjakarta dan Provinsi Bangka Belitung, Anggota Fraksi Partai Golkar DPR dan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota se-Bali, sejumlah kader dan simpatisan Golkar, serta undangan dari partai politik di Bali, KPU Bali dan Bawaslu Bali.

"Karena pandemi covid membuat pelantikan ini baru hari ini bisa dilakukan tapi bukan berarti mereka belum bekerja. Sebetulnya pengurusnya sudah berkerja dari tahun 2020, malah tadi saya sudah bilang ini sebetulnya waktu evaluasi yang belum ataupun yang sudah menjabat di DPD-DPD 2 untuk direvitalisasi sekalian," ucap Airlangga dalam pidatonnya usai melantik.

Dihadapan para pengurus dan kader Partai Golkar Bali, Airlangga menyampaikan agenda-agenda politik sudah ada di depan mata dan seluruh partai politik mulai sekarang sudah berancang-ancang menyiapkan strateginya, tidak terkecuali Partai Golkar karena agenda siklus Pemilu dimulai 2022 sehingga waktunya untuk membuat format pemenangan Pemilu.

Dalam kesempatan ini, Airlangga Hartarto yang juga dikenal menjabat sebagai Menko Bidang Perekonomian ini memuji Bali menjadi provinsi nomor satu di Indonesia yang yang telah menjalankan vaksinasi. Prestasi itu juga diikuti DPD Partai Golkar Provinsi Bali dimana dalam pencetakan Kartu Tanda Anggota (KTA), Golkar Bali menempati urutan pertama.

"Ini bukan karena Provinsi Bali hebat, karena yang lain lambat. Jadi kita minta sebaiknya bisa diakselerasi," jelasnya sambil tersenyum.

Sementara untuk memenangkan pertarungan politik, Airlangga menyebut salah satu senjatanya adalah KTA (Kartu Tanda Anggota). Untuk itu, Airlangga meminta agar pencetakan KTA Partai Golkar segera dituntaskan karena pencetakan KTA merupakan penguatan tata lembaga organisasi partai. 

"Yang paling dasar kalau mau menang pemilu khan harus punya KTP,  jadi yang paling dasar kita harus punya KTA sehingga kita akan buat KTA dua jalur karena selama ini lambat dan kita akan buat relawan berbasis digital untuk pembuatan KTA. Harusnya Golkar Bali bisa meluncur lebih cepat bersama Golkar di Indonesia," terang Airlangga. 

Untuk pemilu, Airlangga menyebut harus memiliki pengurus Golkar yang siap tempur. Ia menegaskan Partai Golkar dalam hajatan pemilu kedepan mau menang dan untuk menang banyak pengurus harus siap tempur. 

"Siap tempur itu bukan aktivis atau aktif tipis-tipis. Kita minta pengurus yang aktif tebal-tebal. Kalau ndak siap iya duduk dibangku cadanganlah," tegas Airlangga yang digadang-gadang maju sebagai Capres 2024 dan telah mendapat dukungan penuh dari kader Golkar seluruh Indonesia. 

Setelah melantik pengurus Golkar se-Bali, Airlangga Hartarto dalam kesempatan ini bersama jajaran pengurus DPP juga meninjau pameran UMKM binaan Partai Golkar Provinsi Bali serta membeli sejumlah cinderamata sebagai bentuk kecintaannya kepada produk UMKM Bali. 

Sementara, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Nyoman Sugawa Korry dalam pidatonya menjelaskan penataan aspek kelembagaan/organisasi Partai Golkar yang terukur ada pada keanggotaan Golkar yang riil di masyarakat dimana salah satu alat ukurnya adalah sudah ber-KTA Partai Golkar.

Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kadersiasi Partai Golkar di Bali, telah ditindaklanjuti melalui rakornis, rakorda dan diklat rekrutmen tenaga IT dan upaya maksimal meningkatkan infrastruktur DPD Golkar seluruh Bali. 

Sugawa juga mengungkapkan, dalam rangka rekruitmen dan pengembangan KTA Golkar berbasis NIK, DPP melalui rapat evaluasi tanggal 15 Desember 2021 yang dipimpin Ketua Umum Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa Golkar Bali memperoleh persentase tertinggi di Indonesia dalam pencapaian KTA berbasis NIK.

Menurut Sugawa hal itu dapat dicapai atas dukungan seluruh pengurus Golkar Bali di tingkat provinsi/kabupaten/kota, para pimpinan kecamatan/desa/kelurahan, anggota Fraksi Golkar di DPR dari Dapil Bali, DPRD Provinsi Bali dan DPRD Kabupaten/Kota se-Bali serta soliditas Tim IT. 

"Kami berharap, kita bisa menjaga soliditas, kebersamaan dan semangat bekerja keras karena perjalanan kita masih panjang," tutup Sugawa Korry yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Bali ini.(BB). 


TAGS :

Komentar