Cetak Lulusan Siap Kerja, SMK Teknas Denpasar Gelar Guru Tamu Matangkan Skill Para Siswa

Baliberkarya.com-Denpasar. SMK Teknologi Nasional (Teknas) Denpasar melaksanakan kegiatan Guru Tamu sebagai tindak lanjut penyelarasan kurikulum yang telah dilaksanakan SMK Teknas pada 29 September 2021. Kegiatan Guru Tamu perdana ini menghadirkan PT Telkom dan KPP Pratama Denpasar Timur ke sekolah setempat, Kamis (14/10/2021).  

Kepala SMK Teknas Denpasar, Ni Wayan Parwati Asih menyatakan SMK Teknas melakukan kegiatan Guru Tamu karena di bulan Oktober ini para siswa kelas XI akan dilepas untuk melaksanakan praktek magang di dunia industri dunia usaha (Didu). Dengan Guru Tamu ini diharapkan para siswa lebih dini dapat mempersiapkan kompetensi dan skill mereka sehingga ketika saatnya nanti dalam praktek magang di Didu, para siswa lebih siap dan cepat beradaptasi dengan tugas-tugas prakteknya di lapangan.

"Setahun lebih siswa belajar online, belajar di rumah akibat pandemi Covid-19. Hal ini menjadi kendala bagi SMK utamanya mata pelajaran prakteknya sehingga sebelum anak didik kami lepas untuk magang mereka telah memperoleh penyelarasan kurikulum dari kegiatan Guru Tamu yang relevan kami datangkan," ucap Wayan Parwati Asih disela kegiatan Guru Tamu di sekolah setempat.

Kasek berparas ayu yang populer disapa Agek ini menjelaskan para siswa yang mendapat Guru Tamu ini adalah siswa Kelas XI pada dua jurusan yakni Akuntansi Keuangan Lembaga (AKL) dan jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).

"Penyelarasan kurikulum yang kemudian kami eksekusi dengan kegiatan Guru Tamu sangat penting untuk menyiapkan sumber daya manusia lulusan SMK Teknas Denpasar yang siap kerja," jelasnya.

Kegiatan Guru Tamu Tax Goes To School 2021 merupakan program KPP Pratama Denpasar Timur bekerjasama dengan SMK Teknas Denpasar yang dihadiri langsung Kepala KPP Pratama Denpasar Timur, Joko Rahutomo.

"Ini gayung bersambut bagi kami di SMK Teknas karena kami punya program Guru Tamu dan KPP Pratama Dentim juga punya program sehingga ini link and match antara teori di sekolah dengan kebutuhan di industri, ya sesuai juga dengan penyelarasan kurikulum yang kami telah laksanakan beberapa waktu lalu," ucap Agek.

Tax Goes To School memberikan materi-materi yang sangat relevan dengan kebutuhan materi yang akan dilakukan praktek kerja industri bagi para siswa SMK Teknas. Materi tersebut antara lain dasar perpajakan, materi administrasi perpajakan, dan materi tata cara pelaporan SPT Tahunan WP OP dan UMKM.

SMK Teknas Denpasar memiliki 4 jurusan. Yaitu jurusan Multimedia, Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP), dan jurusan Akuntasi Keuangan Lembaga (AKL). Sekolah ini telah banyak melahirkan lulusan-lulusan kompeten yang banyak dilirik dunia usaha, dunia industri dan kerja. Berdasarkan data terakhir pada Tahun Ajaran 2019/2020, sebanyak 28 orang lulusan SMK Teknas jurusan TKJ telah diterima bekerja di PT Telkom.

"Dari awal berdiri SMK Teknas siswanya tidak terlalu banyak, tetapi kelulusannya sangat diminati industri, kelulusan anak-anak disini langsung siap kerja bahkan ada yang ketika magang mereka sudah direkrut," sebut Agek.

Salah seorang Guru Tamu dari Telkom, Kadek Sutarjana menyatakan kagum dengan terobosan pendidikan yang dilakukan SMK Teknas. Baginya, kegiatan semacam inilah yang dibutuhkan dunia industri sehingga ketika anak didik atau para siswa khususnya SMK menamatkan pendidikannya, mereka telah siap secara skill dan kompetensi untuk bekerja.

"Saya lihat sudah bagus sekali, mengapa, karena di dunia kerja siswa SMK Teknas yang mau praktek ataupun kerja ke Telkom sudah punya basic, punya dasar tentang sub-sub bidang atau divisi baik itu fiber optic, desain, divisi pasang baru, divisi pembangunan. Nanti ketika mereka lulus sudah sangat siap bekerja sesuai bidang keahliannya," pungkas Sutarjana selaku Site Manager Fiber Academy dan HSE Telkom Denpasar.(BB). 


TAGS :

Komentar