Bantu 590 Paket Sembako dan Masker Bagi Warga Klusa, PSR Dorong Pemerintah Secepatnya Buka Pariwisata Bali dari Wisman

Baliberkarya.com-Gianyar. Setelah sebelumnya menyerahkan bantuan sebanyak 2.064 paket sembako beserta masker kepada warga Desa Adat Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, pada Senin, 27 September 2021, Anggota DPR RI Dapil Bali Putu Supadma Rudana (PSR) kembali menyerahkan bantuan 590 paket sembako dan masker di Desa Adat Klusa, Payangan, Gianyar. 

Penyerahan paket sembako dan masker di Wantilan Desa Adat Klusa, PSR didampingi Bendesa Adat Klusa Jero Nyoman Arka. Dalam sambutan PSR dihadapan ratusan warga menyatakan di masa Pandemi Covid-19, pihaknya ingin memberikan bantuan riil dan adil. 

"Saya tidak mau berjanji, walaupun ini kecil, saya komitmen semuanya dapat. Mohon titip salam kepada keluarga, mudah-mudahan terus dapat memberikan support kepada kami, terus sehat untuk bisa mengawal aspirasi masyarakat Bali di Senayan," ucap PSR. 

Dihadapan warga, PSR juga memohon doa tetap bisa membantu masyarakat Klusa, untuk menyelesaikan Wantilan Pura Yangapi di Desa Klusa. "Saya tidak akan datang saat Pemilu saja, namun berupaya terus menjalin hubungan dan pasuwitran dan menyamabraya," terang PSR.

PSR juga mengatakan akan mendorong pemerintah secepatnya membuka pariwisata Bali dari wisman. Supaya ekonomi Bali segera menggeliat, walaupun perlahan-lahan. PSR menyatakan juga turun di Desa Adat Klusa atas keinginan tulus membantu warga masyarakat, dalam situasi sulit karena Pandemi Covid-19. 

Tak hanya saat ini PSR peduli warga, sebelumnya ketika erupsi Gunung Agung Tahun 2017, PSR juga turun ke masyarakat di Kabupaten Karangasem. Bahkan beberapa waktu lalu PSR sudah turun di Kabupaten Jembrana dengan membawa 2.200 Paket sembako dan vaksin Sinovac 1000 dosis. Kemudian membantu masyarakat di Kabupaten Bangli dengan 1.000 paket sembako. 

"Pandemi Covid-19 ini pasti dampaknya berat kepada masyarakat, sama dampaknya dengan bencana Gunung Agung  Karangasem Tahun 2017, ketika saya membantu warga di Karangasem," jelas PSR.  

Menurut PSR, sebanyak 590 paket sembako, mungkin nilainya tidak besar, tetapi setidaknya ini jadi tali kasih kepada masyarakat. Terutama untuk masyarakat yang terdampak, dimana Pandemi Covid-19, membuat pariwisata Bali sedang terpuruk, terjadi PHK dimana-mana sehingga diharapkan pariwisata Bali bisa secepatnya dibuka.

"Bali sudah siap, tinggal tunggu kebijakan pemerintah pusat. Saya yakin pariwisata dibuka, saya yakin perekonomian masyarakat akan cepat pulih," terang PSR dihadapan warga Adat Klusa, Payangan, Gianyar.(BB). 


TAGS :

Komentar