Pegadaian Peduli Buat Masyarakat, Karyawan Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar Serentak Donor Plasma Konvalesen Bagi Pasien Covid-19

Foto: Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Denpasar, Nuril Islamiah acungi jempol kegiatan Pegadaian Peduli Donor Plasma Konvalesen.

Baliberkarya.com-Denpasar. Sebagai wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Denpasar bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Bali melaksanakan program Pegadaian Peduli Donor Plasma Konvalesen pada hari Kamis, 23 September 2021.

Mengambil tempat di aula Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar dari 31 karyawan Pegadaian penyitas Covid-19 secara serentak dan kompak melaksanakan proses screening donor plasma konvalesen dan tersaring menjadi 16 karyawan yang lolos memenuhi kriteria pendonor oleh Palang Merah Indonesia (PMI) yang berlangsung sehari sebelumnya.

"Kami menepati janji kami berbakti kepada masyarakat melalui Pegadaian peduli saat pandemi Covid-19. Karyawan Pegadaian yang penyintas Covid-19 kita ajak donor plasma konvalesen," ucap Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Denpasar, Nuril Islamiah usai meninjau kegiatan donor darah.

Nuril Islamiah berharap dengan adanya kegiatan donor plasma konvalesen oleh Pegadaian diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat terutama bagi pasien Covid-19 yang sedang berjuang untuk sembuh dari Covid-19.

Sebelumnya pendonor plasma konvalesen Pegadaian telah memenuhi persyaratan donor, yakni berusia 18-60 tahun, berat badan minimal 55 kg, telah sembuh dari Covid-19 minimal 2 minggu dan maksimal 90 hari, memperlihatkan surat keterangan sembuh dari dokter yang merawat maupun puskesmas, sehat dan bebas gejala 2 minggu setelah sembuh.

Awalnya ada 31 orang yang daftar sebagai calon Pendonor plasma konvalesen Pegadaian. Namun setelah menjalani pemeriksaan hanya 16 orang yang lolos donor plasma konvalesen dan sisanya yang tidak lolos tetap ikut donor biasa.

"Kami ingin membantu masyarakat yang terpapar Covid-19 yang ada di rumah sakit," terang Nuril Islamiah.

Pegadaian memberikan apresiasi kepada karyawannya yang telah memberikan sumbangsih kepada masyarakat sebagai pendonor dengan diberikan emas seberat 0,2gram model batik Galeri-24 serta sejumlah bingkisan.

Untuk diketahui, selama masa pandemi Pegadaian telah melaksanakan protokol kesehatan dengan baik, memfasilitasi karyawan yang terdampak, hingga pemenuhan alat kesehatan, vitamin dan rutin rapid antigen tiap bulannya untuk seluruh karyawan.

Meskipun pandemi menurunkan minat dan daya beli masyarakat secara drastis, namun dari segi bisnis Pegadaian khususnya pada lingkup Kanwil VII Denpasar mengalami peningkatan terutama pada produk cicilan emas dan transaksi gadai melalui Agen Pegadaian. Cicilan emas menarik animo masyarakat dengan adanya promo menarik berupa cashback sebesar Rp. 15.000-20.000,- minimal cicilan emas 5 gram dan tenor minimal 6 bulan.

Sedangkan pada transaksi gadai melalui Agen Pegadaian mengalami peningkatan signifikan yakni sebesar 153.23 persen dari pencapaian tahun lalu. Respon positif ini diharapkan dapat mendorong ekonomi masyarakat agar bangkit kembali untuk tumbuh ke arah yang lebih baik.

Pegadaian berharap agar pandemi segera berakhir diawali dengan penurunan tingkat persebaran Covid-19, kedisiplinan masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan dan anjuran pemerintah selama masa PPKM berlangsung.(BB). 


TAGS :

Komentar