Bupati Bangli Serahkan Bantuan Alat Sekolah dan Sembako Bagi Anak Yatin Piatu dan Ibu yang Ditinggal Meninggal Akibat Covid

Ket Poto, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bersama Ketua TP Penggerak PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta didampingi Ny. Suciati Diar dan Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Bangli I Wayan Jimat menyerahkan secara simbolis bantuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI

Baliberkarya.com  - Bangli. Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan secara simbolis bantuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI kepada anak dan perempuan yang ditinggal meninggal akibat covid-19 sebanyak 28 paket peralatan sekolah dan 28 paket sembako di pendopo Rumah Jabatan Bupati Bangli, kamis (16/9/21).

Penyerahan tersebut juga turut hadir Ketua TP Penggerak PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta didampingi Ny. Suciati Diar dan Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Bangli I Wayan Jimat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangli I Wayan Jimat, S.KM.,M.si., melaporkan dari hasil pendataan tersebut diperoleh 28 anak dengan rincian 15 anak yatim dan 13 anak piatu di Kabupaten Bangli akibat covid-19 tersebut.

Dari 28 anak tersebut 19 berasal dari data yang dikirim oleh para kepala desa dan lurah yang diterima Dinas PPKBP3A dan 9 orang anak pendataan dari Dinas Sosial Kabupaten Bangli yang sudah masuk dalam aplikasi RapidPro Kementerian PPPA RI. Dari pendataan tersebut semua yang diusulkan mendapat paket bantuan berupa 28 paket peralatan sekolah, 28 paket sembako dan 15 paket KIT Hygenis Perempuan bagi perempuan yang ditinggal meninggal oleh suaminya akibat covid-19.

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan, pandemi covid-19 telah memberi dampak yang luas terhadap segala sektor kehidupan hampir diseluruh dunia tak terkecuali Kabupaten Bangli. “Salah satu dampak yang terjadi adalah ada anggota keluarga, saudara, orang-orang yang kita sayangi dan warga sekitar kita yang telah meninggalkan kita karena covid-19. Termasuk para anak-anak yang ditinggalkan oleh salah satu orang tua dan juga para ibu-ibu yang telah ditinggalkan suaminya,  di Kabupaten Bangli sesuai hasil pendataan dan laporan sebanyak 28 anak dan 15 ibu,” terangnya.

Melalui kesempatan ini, lanjut Arta, atas nama Pemerintah Kabupaten Bangli menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kepergian bapak atau ibu dari anak-anak dan juga suami dari ibu-ibu akibat adanya pandemi covid 19. “Akan tetapi kita tidak boleh tenggelam dalam duka yang mendalam karena hidup harus terus berjalan, kita harus tetap semangat, bangkit dan harus tetap berjuang untuk menghadapi semuanya,” ujarnya

Pihaknya berharap, kepada anak-anak dan ibu-ibu bisa mengikhlaskan kepergian orang yang dicintai. Ditambahkanya dimasa seperti ini, harus berpegangan tangan secara bersama dan saling membantu

satu sama lain, untuk menghadapi dampak dari pandemi ini. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada kementerian PPPA RI dan Dinsos PPPA Provinsi Bali yang sudah memfasilitasi sehingga bantuan ini dapat terwujud dan pemerintah Kabupaten Bangli akan selalu memperhatikan agar hak-hak dasar anak dapat terpenuhi. (BB)


TAGS :

Komentar