Wakil Walikota Denpasar Arya Wibawa Ikuti Pembekelan Kepemimpinan Kemendagri

  31 Agustus 2021 PERISTIWA Denpasar

Baliberkarya

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com - Denpasar. Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri yang digelar Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual bertempat di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (31/8).

Wakil Walikota Denpasar, Agus Arya Wibawa mengatakan, pembekalan Kemendagri yang diikuti seluruh Kepala Daerah se-Indonesia ini, untuk memberikan pembekalan tentang ketahanan nasional yang memiliki tiga fungsi. Diantaranya penangkal dari segala bentuk ancaman, gangguan atau hambatan terhadap integritas maupun identitas keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara, mengarahkan potensi kekuatan yang dimiliki Bangsa Indonesia dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial-budaya, pertahanan, hingga pengarah dalam menyatukan pola pikir, tindak dan cara kerja yang insektor maupun multidisipliner. 

Menurut Arya Wibawa hal tersebut dapat dicapai Bangsa Indonesia melalui kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah serta menerapkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar masyarakat dapat hidup adil dan makmur. Tidak hanya itu, dalam Pembekalan yang dipimpin oleh Kepala BPSDM Kementerian Dalam Negeri RI, Teguh Setyabudi ini juga membahas tentang penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi nasional paska Pandemi Covid-19, serta Kewirausahaan. 

“Dalam Mengikuti pembekalan Kepala Daerah baik Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota se-Indonesia secara virtual yang diselenggarakan oleh Mendagri ada 4 point yang disampaikan meliputi ketahanan nasional, tentang penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi nasional paska Pandemi Covid-19, serta kewirausahaan,” jelas Arya Wibawa.

Arya Wibawa berharap dengan adanya pembekalan ini kedepan seluruh persoalan dan tantangan di daerah dapat teratasi dengan baik. Dengan pembekalan ini pula diharapkan dapat menjadi momentum untuk kebangkitan dan pemulihan dampak pandemi Covid 19. (BB)