Kasus Covid-19 Jembrana Turun Drastis, Redam Penyebaran Isoman Dipindahkan ke Isoter 

Ket poto, Satgas Covid-19 Jembrana jemput isoman dipindahkan isoter

Baliberkarya.com - Jembrana. Update kasus Covid-19 di kabupaten Jembrana hingga hari ini 284 orang yang diisolasi di tempat isolasi terpercaya (isoter) dan tempat isolasi berbasis desa adat dan isoter dimana kapasitasnya mencapai 434 tempat tidur. Untuk isolasi berbasis desa adat terpencar di seluruh kecamatan dengan 62 titik.

Dari data yang dapat dihimpun Satgas Covid-19 Kabupaten Jembrana yang terpusat di Kantor BPBD Jembrana, hingga hari ini terus terjadi penurunan kasus perharinya dengan total perhari ini mencapai 25 yang masih isolasi mandiri. Untuk warga yang OTG yang masuk ke isoter hari ini mencapai 16 orang.

Terkait hal tersebut Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna yang mewakili Satgas Covid-19 Kabupaten Jembrana di dampingi oleh Kabag Ops Polres Jembrana Kompol Drs. I Wayan Sinaryasa dan Kalaksa BPBD Jembrana Agus Artana Putra mengatakan, hingga hari ini menunjukan adanya penurunan secara drastis, hingga hari ini sisa dari data tadi malam ada 25 orang.

"Sejak diberlakukannya penjemputan massal isoman ke isoter menunjukan penurunan secara drastis, adapun hari ini sisa dari data tadi malam ada 25 orang yang masih di isoman. Kita akan tuntaskan semua, Sehingga tugas satgas hanya mengontrol kasus-kasus aktif yang baru, dan mengendalikan yang sudah ada dan gampang dalam pengendalian," terangnya. Kamis (19/8/2021)

Pihaknya akan berupaya mengedukasi dan mengajak sisa warga untuk segera kita masukan ke soliasi terpusat. Disamping itu kegiatan lainnya melakukan tracing dan testing, yang masif. Hal tersebut menindaklanjuti yang sempat di didata kemarin berjumlah 48 kasus aktif. 

"Dari hasil jumalh positif dan yang Isoman, itu bisa diarahkan ke Isoter. Untuk minimalisir penularan Covid-19 di masyarkat. Karena semakin cepat tahu bahwa itu positif, maka semakin cepat kita karantina. Hal ini dapat memutus disaat itu juga perkembangan Covid-19," jelasnya.

Tracking hari ini, lanjut Haruna, sebanyak 48 aktif. Untuk olah data yang ada di lapangan, hasil tracing dan testing hingga dapat menentukan berapa yang masif dan berapa yang positif. "Yang di isoter berjumlah 284 orang. Sedangkan kapasitas yang ada berjumlah 434 tempat tidur di 62 titik. Untuk terkonfimasi kasus aktif hingga tadi malam itu 484 orang. 

Lebih jelasnya ia mengatakan, dari total 484 orang tersebut, teruraikan ada yang di rumah sakit, ada yang di isolasi terpusat, dan ada yang sedang melaksanakan isolasi terpusat di desa. Untuk yang di jemput hari ini berjumlah 4 orang itu merupakan klaster keluarga, yang dikendalikan dari posko 13 yang sudah terlaporkan, tutup Haruna (BB)


TAGS :

Komentar