Warga Mengeluh, Beras Bantuan Kemensos RI Warnanya Kuning dan Gelap

Ket poto : beras bantuan Kemensos RI

Baliberkarya.com Jembrana - Beras Bantuan dari Kemensos RI dikeluhkan warga, lantaran kualitasnya meragukan dan warnanya kuning, terlihat beras tersebut dicampur tidak seperti biasa beras di pasaran. Terkait hal tersebut Pemkab Jembrana tidak berani menyalurkan ke warga.

Diketahui, beras tersebut sudah diterima oleh beberapa warga. Beras yang dipaket menjadi 5 kilogram tersebut berisi yang berisi tulisan "Bantuan Beras PPKM Darurat Kemensos RI" dibungkus dengan karung pelastik 5 kilogram. Informasi yang didapat, beras tersebut dipasok langsung dari penyalur Kemensos yang langsung disalurkan ke Kantor Camat Negara.

Terkait beredarnya beras tersebut, yang merupakan bantuan dari Kemensos RI, beberapa desa sudah menyalurkan ke masyarakat sebelumnya, terkait info tersebut sejumlah desa tidak berani lagi menyalurkan ke warganya.

Pengamatan dari salah satu petugas, beras tersebut sebenarnya memang layak di konsumsi. Terlihat beras dsri pengamatan butiran beras pecah-pecah seperti beras sortiran, dikarenakan dicampur dengan beras yang berwarna kuning, terlihat agak gelap dan ragu untuk mengkonsumsi.

Seperti halnya dengan bantuan beras dari Kemensos lainnya seperti bantuan PKH dan BST yang merupakan kwalitasnya bagus dengan type beras medium dan premium. Seperti halnya bantuan dari kabupaten semua beras medium dan premium kealitasnya terjamin.

"Memang benar, kami menerima sejumlah informasi komplin terkait beras bantuan langsung dari Kemensos RI. Kami menerima beras tersebut pada hari Senin (26/7/2021) sebanyak 3000 paket dengan berat perpaket 5 kilogram," ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jembrana, dr I Made Dwipayana saat dikonfirmasi awak media, Senin (2/8/2021).

Beras tersebut, lanjutnya, sementara dititipkan di eks rumah jabatan Sekda di dekat Kantor Camat Negara. Atas temuan tersebut, pihaknya sudah melaporkannya. "Data yang diambil dari data KK kurang mampu, beras tersebut sasarannya diperuntukan warga diluar bantuan PKH dan BST," tutupnya. (BB)
 


TAGS :

Komentar