Kutuk Keras Aksi Bom Bunuh Diri, Pokdarkamtibmas Bhayangkara Bali Keluarkan 5 Pernyataan Sikap

Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Daerah Bali, Yosep Yulius Diaz beserta Sekretaris Agus Samijaya.

Baliberkarya.com-Denpasar. Aksi bom bunuh diri Pada Minggu (28/3/2021) terjadi di depan pintu gerbang Gereja Katedral, di Kabupaten Gowa, Makasar, Sulawesi Selatan. Peristiwa memilukan yang terjadi sekitar pukul 10.30 WITA itu mengakibatkan sejumlah korban jiwa dan luka-luka.

Menyikapi tragedi itu, jajaran Dewan Pembina, Dewan Penasehat dan Dewan Pengurus Kelompok Sadar Keamanan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Bhayangkara Daerah Bali mengeluarkan pernyataan sikap.

Terdapat 5 poin pernyataan sikap Pokdarkamtibmas Bhayangkara Bali yang dituangkan ke dalam surat, dan ditandatangani di Denpasar oleh Ketua Yosep Yulius Diaz beserta Sekretaris Agus Samijaya sebagai berikut:

1. Mengutuk keras terjadinya aksi bom bunuh diri tersebut karena perbuatan tersebut merupakan perbuatan yang sangat keji dan biadab serta telah menista dan mencederai rasa kemanusiaan umat manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

2. Bahwa perbuatan tersebut diyakini hanya dilakukan oleh oknum pribadi atau sekelompok orang yang telah terpapar paham radikalisme yang bisa terjadi pada diri siapapun yang sangat ditentang oleh ajaran agama apapun, karena kita yakini tidak ada satu agama pun yang mengajarkan kekerasan terhadap sesama umat manusia.

3. Mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan selalu waspada serta tidak terprovokasi oleh informasi-informasi yang menyesatkan yang dapat mengakibatkan terganggunya kondisi keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat kita.

4. Menyampaikan rasa empati yang mendalam serta turut mendoakan semoga para korban dapat segera pulih kembali.

5. Meminta kepada aparat keamanan yang berwenang untuk mengusut tuntas pelaku maupun pihak-pihak lain yang terlibat dalam aksi bom bunuh diri tersebut hingga ke akar akarnya.(BB).


TAGS :

Komentar