Bupati Bangli Resmikan SD Bali Bilingual School

Baliberkarya.com Bangli - Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum. didampingi Kadisdikpora Kabupaten Bangli Drs.I Nengah Sukarta, meresmikan Sekolah Dasar Bali Bilingual School yang ditandai dengan penanda tanganan prasasti oleh Bupati Bangli, senin,( 4/01/21) di Sekolah setempat.

SD Bali Bilingual School adalah salah satu sekolah swasta di Bangli yang didirikan pada tahun 2019 di bawah naungan Yayasan Satria Mahottama. Pendiri lembaga Bali Bilingual School I Dewa Ayu Supartini, S.Pd. SE.MM. mengatakan, pihaknya memiliki harapan besar terhadap peningkatan kualitas Pendidikan di Kabupaten Bangli. Saat ini SD Bali Bilingual School sudah memasuki tahun ke 2 dengan jumlah siswa kelas 1 sebanyak 21 siswa, kelas 2 sebanyak 31 siswa, dan kelas 3 sebanyak 8 siswa.

Adapun jumlah tenaga pendidik dan kependidikan sebanyak 9 orang. SD Bali Bilingual School menggunakan Kurikulum  Nasional Plus dengan Kurikulum K13 sebagai kurikulum utama dan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran tambahan. Keberadaan SD Bali Bilingual School tidak terlepas dari dukungan pihak pemerintah dan antusias masyarakat Bangli, sehingga sampai saat ini Bali Bilingual School terus berkembang untuk mewujudkan  pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Bangli

Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum. mengatakan, pendidikan adalah cahaya kehidupan, bahwa dengan pengetahuan,  hidup orang itu bisa lebih maju, bisa lebih bahagia, sehingga negara pun telah merenfresentasikan didalam Undang-undang dasar 1945, bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa adalah kewajiban kita bersama, kewajiban pemerintah dan kewajiban warga negara juga. Sehingga tidak semua urusan pendidikan bisa diselesaikan oleh pemerintah.

"Maka dari itu sektor swasta pun diberikan ruang oleh negara untuk bersama-sama memajukan dunia pendidikan di kabupaten bangli. Tentunya atas nama masyarakat bangli utamanya atas nama orang tua yang menginginkan anaknya yang pendidikannya lebih maju mengucapkan terima kasih kepada manajemen BBS ( Bali Bilingual School) karena telah berjalan bersama-sama pemerintah berjuang untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Bangli," ujarnya

Ditambahkannya, dari kecil anak-anak boleh dimanjakan tetapi harus diatur kehidupannya, pepatah mengatakan berakit-rakit kehulu berenang ketepian, bersakit sakit dahulu bersenang kemudian. Kadang-kadang mungkin masyarakat lebih banyak ke sektor materialistik, materi itu penting tetapi pembangunan sumber daya manusia jauh lebih penting.

"Karena materi itu dibuat oleh sumber daya manusia, sehingga kita mengajak seluruh warga masyarakat bangli, kita boleh terbelakang dalam arti apapun, tetapi untuk pendidikan harus terdepan. Warga bangli juga talenta genetikanya tidak kalah dengan warga bali lainnya. Ayo kita berlomba-lomba untuk memajukan sumber daya manusia. Pihaknya berharap kepada BBS jangan berhenti untuk maju karena dulunya mengawali dari paud dan sekarang sudah mulai SD dan nantinya diharapkan sampai kejenjang SMP, imbuhnya.


TAGS :

Komentar