Tamba Ipat Luncurkan JES, Pelayanan Berbasis Aplikasi

Foto: Tampilan Aplikasi SpeedID

Baliberkarya, Jembrana - Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, secara sigap merealisasikan program visi saat kampanye di utarakan terkait pemerintahan berbasis informasi teknologi.

Program unggulan berbasis IT yang baru saja dilaunching bernama Jembrana Emergency Service (JES) didukung aplikasi SpeedID yang bisa diunduh melalui Playstore dari perangkat android.

Aplikasi SpeedID adalah salah satu aplikasi smart city dimana aplikasi ini pengguna (user) adalah masyarakat, dan pengelolaannya adalah beberapa OPD pengelola layanan yang berkaitan dengan kedaruratan dan kebencanaan, diantaranya, BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan (RSU, Puskesmas), Dinas Sosial, serta Dinas Pertanian dan Pangan.

SpeedID tersebut mengusung 9 layanan masyarakat seperti halnya yang berkenaan tentang Covid-19, Peristiwa Kecelakaan, Kebakaran, Kriminal, Sakit/Ambulance, Hewan Liar, Orang Gila/terlantar, Bencana Alam. Selain layanan teekait Kecelakaan dan Kriminal, masyarakat sudah bisa manfaatkan sebagai sarana dalam membutuhkan layanan yang terintegrasi. 

Pusat kendali dari operasional aplikasi tersebut berpusat di Kantor BPBD Jembrana, dan nantinya arus informasinya ini akan mengcover setiap kecamatan yang ada di wilayah Jembrana.

Kegiatan launching tersebut dihadiri oleh sejumlah Kepala OPD dan dari pengembang yang bertempat di Room Meeting Pemkab Jembrana, serta turut hadir perwakilan dari anggota DPRD Jembrana. Jumat (05/03).

"Hari ini untuk mengawali program visi misi 100 hari kami sebagai kepala daerah, melauncing program unggulan berbasis teknologi yang bernama Jembrana Emergency Service (JAS)," kata Bupati Tamba.

Ia menambahkan aplikasi ini masih dalam tahap awal, masih ada beberapa instansi belum diaktifkan lantaran masih dalam proses penyempurnaan.

"Hari ini kita apresisasi kerja kreatif Dinas Kominfo dan juga teman-teman yang terlibat didalamnya, tentunya kita sudah menjawab tantangan efesiensi dalam rangka pendekatan pelayanan baik itu pelayanan kesehatan maupun musibah bencana," imbuh Tamba.

Untuk mendapatkan respon dari aplikasi ini, masyarakat bisa langsung tekan tombol SOS, selanjutnya petugas merespon, signal terhubung akan mendeteksi lokasi terdekat di masing-masing kecamatan itu sendiri sesuai zona pengguna.

Berkenaan akan adanya ulah orang yang jahil atau pihak tak bertanggung jawab, Bupati Tamba menekankan bagi masyarakat agar memanfaatkan layanan ini sesuai peruntukannya.

"Kepada masyarakat jangan aplikasi ini dipakai main-main, pengguna aplikasi jika sudah terdaftar, informasi pribadi akan diketahui, di sistem akan kelihatan profil pribadi beserta nomer telephonnya," tegasnya.

Aplikasi ini juga sudah tersambung ke Polres Jembrana, jadinya semua data yang akan masuk bisa dipantau dari operator. Pihak Polres Jembrana ini bertujuan sebagai aspek keamanan agar aplikasi ini tidak menjadi bahan percobaan. (Jun/ BB).


TAGS :

Komentar