Usung Kader di Pilkada Klungkung dan Buleleng, Hanura Bali Berprinsip "Kalah Menang Kader Gelah, Nyame Gelah"

Baliberkarya.com-Denpasar. Dalam Pemilu Legislatif 2019, Partai Hanura berhasil menempatkan kader-kader terbaiknya di kursi legislatif baik provinsi, kabupaten/kota. Untuk DPRD Bali Hanura merebut satu kursi dari kader Hanura Buleleng, sementara di tingkat kabupaten/kota, Hanura juga sukses merebut 15 kursi.

Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bali Kadek Arimbawa mengungkapkan kursi paling banyak diperoleh adalah DPRD Buleleng dengan 5 kursi. Disusul DPRD Klungkung 3 kursi, Denpasar 2 kursi, Jembrana dan Bangli masing-masing satu kursi, serta DPRD Karangasem Partai Hanura merebut 3 kursi, sedangkan di legislatif pusat, Hanura belum berhasil menempatkan kadernya di DPR RI.

Dengan jumlah kursi tersebut sehingga dalam menghadapi Pilkada Buleleng dan Klungkung, Partai Hanura sejatinya sudah bisa mengusung calon atau satu pasangan calon.

“Di Klungkung fraksi kita namanya Fraksi Hanura, kita tiga kursi ditambah Demokrat dan NasDem satu kursi, jadi Klungkung kita sudah bisa usung calon,” kata politisi yang lebih dikenal dengan panggilan Lolak ini, disela acara Rapimda dan Rakerda Hanura Bali yang dihadiri Sekjen DPP Partai Hanura Gede Pasek Suardika (GPS) di Denpasar, Senin siang (28/12/2020).

Foto: Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bali, I Kadek “Lolak” Arimbawa.

Lolak menjelaskan, untuk Pilkada Buleleng dan Klungkung, Hanura akan mengusung kader terbaiknya menjadi calon kepala daerah.

“Entah di posisi calon bupati atau wakil yang jelas kita usung kader Hanura. Kalah menang kader gelah, nyame gelah,” tegas politisi asal Klungkung ini.

Terkait komunikasi dengan parpol lain untuk koalisi, Lolak menegaskan kembali bahwa dengan perolehan kursi di DPRD Buleleng dan Klungkung membentuk satu fraksi, sejatinya sudah bisa mengusung pasangan calon.

“Meski begitu, kami tetap komunikasi dengan partai lain, dan masih penjajakan,” terangnya.(BB).


TAGS :

Komentar