Hadirkan 105 Acara, Disaksikan 500 Ribu Kali dari 10 Negara

Persindonesia.com - Denpasar Festival (Denfest) Ke-13 yang berlangsung di tengah pandemi covid-19 tetap memberikan suguhan mata acara dan ruang kreatif bagi insan seni.

Menjadi festival daring terpanjang selama tiga bulan dari Oktober hingga Desember mendatang dalam platform kreativi denpasar yang menghadirkan 105 mata acara.

Terdapat 6000 sampai dengan 13.000 pengguna mengakses setiap harinya platform Denfest, serta 500 ribu kali disaksikan oleh 10 negara.

“Tentu berbeda dalam pelaksanaan Denfest tahun ini melalui dua platform yakni kreativi.id sebagai informasi acara dan Dmarket sebagai platform marketplace dengan kunjungan perhari mencapai 6000 bahkan melebih dari angka tersebut,” ujar Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Kota Denpasar Putu Yuliartha ditemui, Minggu (6/12).

Lebih lanjut Putu Yuliartha mengatakan pelaksanaan festival tahun ini dikemas berbeda dengan pelaksanaan secara daring. Hal ini juga sebagai upaya untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19, dalam hal pemulihan ekonomi.

Masa pandemi merubah pola kita pelaksanaan festival dengan melihat perkembangan teknologi saat ini. Hal ini menjadi jalan keluar untuk membawa gelaran Denfest tahun ini dalam ranah baru melalui akses dalam genggaman. 

Pembuatan platform menjadi tujuan yang mengkemas ratusan ragam acara dan kegiatan secara daring. Dari pelaksanaan Denfest melalui report platform yakni pada 1 September hingga 30 November dengan keterlibatan 27 komunitas dan 64 pelaku kreativ mencapai 6 ribu sampai dengan 13 ribu kunjungan setiap harinya.

Kemudahan mengakses mata acara setiap harinya pada platform yang juga disaksikan 500 ribu kali oleh 10 negara. Meliputi Negara Indonesia, United States, China, Australia, Singapore, Netherlands, Hongkong, United Kingdom, Japan dan Negara India. Mata acara tersebut meliputi Art and Creative Talk, Denpasar Young Creative, Denpasar Music Jam higga parade budaya.

“Selama periode September hingga November, platform telah diakses 17.867 pengguna dengan 72.084 kali penayangan. Dari seluruh pengguna 72,2 persen mengakses platform setiap harinya secara berkala,” ujar Putu Yuliartha.  

Lebih lanjut dijelaskan bahwa selama September-November periode penayangan kegiatan tersebut diperoleh melalui pengguna yang langsung mengakses halaman platform sebanyak 32,7 persen, dan melalui link eksternal media sosial sebanyak 22,3 persen.

Terlihat akses pengguna laki-laki dan perempuan berimbang dalam platform, dengan pengunjung terbanyak terdapat pada usia 25-34 tahun dengan jumlah 36,7 persen yang disusul usia 53-44 tahun sebanyak 18,7 persen. Adanya report platform ini kedepan mampu sebagai acuan dalam pelaksanaan Denfest yang memungkinkan secara online maupun ofline.

“Tentu kami menjadikan report ini sebagai acuan dalam pelaksanaan festival tahun berikutnya, yang melihat suguhan mata acara hingga kunjungan rentan usia,” ujarnya.

Sementara Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengatakan kolaborasi menjadi hal penting dalam pelaksanaan Denfest tahun ini.

Dari keberadaan Bkraf sebagai motor penggerak pelaksanaan Denfest dengan keterlibatan para insan seni Denpasar.

“Kami melihat kemudahan dalam bentuk digitalisasi, tapi penyiapan platform bukan sekedar bentuk dan webnya saja yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana program atau konten yang ditampilkan sehingga progresnya berkelanjutan,” ujar Hendaryana. (BB)


TAGS :

Komentar