Pasca Debat Terakhir, Paslon Amerta Akui Elektabilitasnya Naik Diatas Lawan

Baliberkarya.com-Denpasar. Pasangan Calon Nomor Urut 2 yakni Pasangan Calon Walikota Ngurah Ambara yang berpasangan dengan Bagus Kertha Negara (Amerta) semakin percaya diri menjelang pencoblosan Pilkada 9 Desember mendatang.

Menurut Ngurah Ambara, kondisi terkini pergerakan Paslon Amerta bersama tim pemenangan maupun dengan para relawan dan berdasarkan survei terakhir 24 November 2020 untuk Pilwali Denpasar sampai saat ini baru 44 persen pemilih yang telah menentukan pilihannya.

Berdasarkan data tersebut, Ngurah Ambara mengakui tingkat elektabilitas Amerta berimbang dengan lawan, namun kini melebihi lawan pasca debat kedua 28 November 2020 lalu.

"Kini setelah debat kedua, elektabilitas Paslon Amerta naik diatas lawan (Jaya-Wibawa)," kata Ngurah Ambara didampingi Kertha Negara saat dialog dan konsolidasi dengan

Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali Julie Laiskodat dan kader Nasdem lainnya di Posko Pemenangan Amerta Jalan Tulip Nomor 15 Denpasar, Rabu 2 Desember 2020.

Selain Julie Laiskodat, dalam kesempatan ini hadir pula Sekretaris DPW Nasdem Bali Nyoman Winatha serta jajaran pengurus Nasdem Bali lainnya. Pada pertemuan dengan Paslon Amerta, Julie Laiskodat mengintruksikan kepada seluruh kader partainya untuk secara maksimal mendukung Paslon Amerta di Pilwali Kota Denpasar pada 9 Desember 2020 mendatang. 

"Tidak ada istilah kalah dalam kamus saya. Untuk itu saya instruksikan seluruh kader NasDem Kota Denpasar, bersatu, berjuang memenangkan paket nomor 2," harapnya.

Istri Gubernur NTT itu pun mengungkapkan alasan Partai NasDem memilih Paslon Amerta yakni karena NasDem Bali lebih memilih orang-orang yang punya hati untuk meningkatkan Kota Denpasar yang sudah baik, menjadi lebih baik lagi.

"Saya melihat di Bali ini sentralnya ada di Kota Denpasar. Jadi kita butuh racikan-racikan baru untuk membangun Kota Denpasar," ungkapnya.

Anggota DPR RI itu bahkan berpendapat, Denpasar jangan hanya biasa-biasa saja tetapi harus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) jauh lebih baik dibandingkan dengan kabupaten lain di Bali. Dan dengan terpilihnya Paslon Amerta, ia meyakini Denpasar akan jauh lebih baik lagi. 

"Apalagi latar belakang keduanya adalah pengusaha, otomatis mereka akan paham bagaimana menggali pundi-pundi untuk kas daerah. Saya harap jangan jadikan Denpasar biasa-biasa saja, tapi harus maju dan berkembang," tegasnya.

Julie Laiskodat mengaku meski dirinya bukan warga Denpasar, tapi beberapa catatan mengikuti langkahnya menyoroti perkembangan Kota Denpasar. Ia bahka. mengibaratkan pedagang “nasi jinggo” namanya boleh sama, tapi racikannya berbeda-beda. Begitupun dengan Kota Denpasar, bukan hanya biasa-biasa saja, tapi harus diracik oleh koki yang tepat agar bisa lebih baik.

"Dan kita percaya sama Paslon nomor 2 Amerta untuk pimpin Kota Denpasar," pungkasnya.(BB).


TAGS :

Komentar