Undang 50 orang di Kandang Lawan Hadir Ribuan, Kembang Hartawan Minta Pendukungnya Bubar

Ket poto :  Ribuan pendukung paket Bangsa membubarkan diri batal mengikuti kampanye karena memperhatikan  protokol kesehatan.

Baliberkarya.com-Jembrana. Peristiwa unik dan menarik terjadi tadi pagi menjelang siang di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo Jembrana.

Untuk pertama kalinya, calon Bupati Jembrana dari PDI Perjuangan I Made Kembang Hartawan meminta pendukungnya yang sangat antosias membubarkan diri sebelum sempat berpidato menyampaikan visi-misi saat kampanye.

Bukan karena Kembang Hartawan tidak siap, melainkan karena mengikuti protokol kesehatan yang ketat sebagai upaya menghentikan penularan covid 19. Tindakan Kembang Hartawan dan tim, patut dicontoh paslon lain agar wabah corona cepat berlalu.

"Awalnya acara kampanye hari ini, kami sudah targetkan yang hadir tidak lebih dari 50 orang. Tapi kenyataannya yang hadir justru ribuan orang. Mana lengkap pakai alat musik lagi," terang Kembang Hartawan, Kamis (19/11/2020).

Karena itulah, agar tidak menimbulkan klaster baru, dirinya meminta para pendukungnya yang hadir antosias ribuan orang untuk membubarkan diri. Padahal lokasi kampanye tersebut di kandang lawan. Langkah itu diambil guna penerapan protokol kesehatan. Kembang mengaku bukannya tidak mau menemui pendukungnya namun semata-mata demi kesehatan bersama ditengah pandemi covid 19 melanda.

"Kami dari paket Bangsa, sangat menghargai dan apresiasi atas antosias dukungan warga terhadap kami, tapi demi kesehatan bersama dan agar tidak menimbulkan klaster baru, kami minta mereka membubatkan diri. Ingat kami yang meminta bubar, bukan dibubarkan," tegas Kembang.

Sementara itu, sejumlah warga yang hadir mengaku tidak kecewa dengan tindakan Kembang Hartawan yang membubarkan warga. Mengingat saat ini masih mewabah virus corona dan wajib menerapkan protokol kesehatan.

"Kami hargai keputusan bapak Kembang untuk meminta kami bubar. Ini demi kebaikan kita bersama. Kami juga tidak menyangka yang hadir ribuan, padahal siang hari, coba kalau malam pasti lebih banyak lagi datang," ujar salah seorang warga.

Terkait hal tersebut Ketua Bawaslu Jembrana Pade Ady Mulyawan dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Kampanye dari paslon 01 (Bangsa) di Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo tersebut membubarkan diri sebelum dimulai, bukan dibubarkan oleh petugas.(BB)


TAGS :

Komentar