Puspayoga Dapat Penghargaan dari Presiden, Jaya-Wibawa Teladani Kepemimpinannya Agar Denpasar MAJU

Foto: Jaya-Wibawa mengucapkan selamat kepada Wali Kota Denpasar periode 2000-2008, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga yang mendapatkan tanda kehormatan Bintang Mahaputera dari Presiden Jokowi.

Baliberkarya.com-Denpasar. Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanda kehormatan Bintang Mahaputera kepada Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga atas jasanya mengabdi kepada negara sebagai Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 2014-2019.

Penyematan tanda kehormatan kepada Wali Kota Denpasar periode 2000-2008 dari Jokowi ini dilakukan di Istana Negara, Rabu (11/11/2020). Pemberian Tanda kehormatan yang diterima Puspayoga ini tentu saja mendapat berbagai ucapan selamat dan apresiasi yang datang dari sejumlah elemen masyarakat Bali. 

Salah satu ucapan selamat juga datang dari Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa).

Jaya Negara menyatakan kepemimpinan Puspayoga di Kota Denpasar akan menjadi inspirasi dan panutan bagi Jaya-Wibawa ketika dipercaya memimpin Denpasar lima tahun ke depan mewujudkan Denpasar MAJU (Makmur, Aman, Jujur, Unggul).

"Tentu kepemimpinan beliau (Puspayoga) bisa di jadikan suri tauladan untuk pemimpin Kota Denpasar ke depannya," kata Jaya Negara.

Sementara, Ketua Tim Pemenangan Jaya-Wibawa, Ketut Suteja Kumara yang akrab disapa SUKU ini menilai, Puspayoga telah meletakkan pondasi kepemimpinan yang luar biasa. Selain itu, Puspayoga juga meletakkan pondasi program untuk kemajuan Kota Denpasar yang sampai saat ini masih dirasakan oleh masyarakat.

Suteja Kumara yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar ini menilai Puspayoga adalah panutan dan suri tauladan bagi Calon Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. 

"Sehingga harapannya ke depan beliau (Jaya Negara merupakan pemimpin dan Walikota yang baik," jelas Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar ini. 

Seperti diketahui di Pilkada/Pilwali Denpasar 2020, Paslon Jaya-Wibawa diusung PDI Perjuangan, Gerindra, Hanura dan PSI. Jaya-Wibawa mengusung visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Mewujudkan Denpasar Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju (Makmur,Aman, Jujur, Unggul).

Paslon nomor urut 1 yang dikenal jujur, bersih, santun dan bersahaja ini mengusung moto Vasudhaiva Kutumbakam (Kita Semua Bersaudara) dengan konsep menyama braya menuju Denpasar Maju.(BB).


TAGS :

Komentar