Bertekad Menangkan Jaya-Wibawa, Relawan H. Suwarno: Semoga Jadi Pemimpin Mengayomi Warganya

Calon Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) bersama Relawan Haji Suwarno dan komunitas umat muslim

Baliberkarya.com-Denpasar. Relawan Haji Suwarno bersama kelompok warga muslim di seputaran Kota Denpasar menggelar deklarasi untuk kemenangan bagi pasangan calon dalam Pilwali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama pasangannya Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa).

Dalam deklarasi ini mereka bertekad mendukung sekaligus mencoblos pasangan calon nomor urut 1 di Pilwali Kota Denpasar pada 9 Desember 2020 mendatang. Deklarasi ini dihadiri Anggota DPRD Kota Denpasar, Wayan Warka. Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, Wayan Suadi Putra. Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar, Eko Supriadi, dan 23 organisasi yang tergabung dalam Relawan Jaya- Wibawa di bawah kordinator H. Suwarno. 

Deklarasi yang diawali dengan yel-yel, Denpasar Jaya, Denpasar Wibawa, Jaya-Wibawa, menang! ini dilanjutkan dengan kisah Haji Suwarno yang awal pertemuannya dengan Pasangan Calon (paslon ) nomor urut 1, khususnya I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Menurut Haji Suwarno, satu hal yang digaris bawahi dari pertemuan tersebut Jaya Negara berpesan agar turut mengedukasi masyarakat dan bagaimana disebutkan ‘menyama braya’ yang menjadi harapan warga kota. 

“Harapan kami Jaya-Wibawa menjadi pemimpin yang amanah dan bisa mengayomi rakyatnya, khususnya di Kota Denpasar,” ucap H. Suwarno.

Kepada Calon Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, saat menggelar deklarasi dukungan pasangan calon Jaya-Wibawa di kediamannya Jalan Sekar Tunjung IV No. 17, Denpasar, H. Suwarno kembali menegaskan tekadnya akan memenangkan paslon nomor urut 1 ini. 

Dalam kesempatan ini, Haji Suwarno menitipkan pesan umat Muslim agar  guru-guru ngaji diperhatikan terutama di masa pandemi Covid-19. Menurutnya, merekalah yang betul-betul terpuruk dalam masa pandemi Covid-19. 

Sementara, Calon Wakil Walikota Denpasar nomor urut 1, Kadek Agus Arya Wibawa, dengan seksama memperhatikan apa yang disampaikan H.Suwarno. Ia pun  menyampaikan komitmennya dan apa yang dikomunikasikan ke masyarakat sudah terukur. 

Jaya-Wibawa, lanjut Arya Wibawa, bahkan akan bersifat terbuka dan menerima masukan, serta tidak akan ada birokrasi yang berbeli-belit. Tak lupa Ia pun menyampaikan terima kasih kepada komunitas yang telah banyak mendukung pemimpin Denpasar yang lebih baik kedepannya.  

“Sebagai pemimpin kita harus siap terjun ke masyarakat bahkan ke lapisan yang paling bawah sekalipun. Kita semua menyama braya (bersaudara),” jelasnya.

Arya Wibawa menegaskan pihaknya tidak anti dengan kritikan, selama ada solusi dan tidak mengada-ada. Baginya, dengan tetap merunut pada pakem-pakem kearifan lokal, wajib hukumnya melaksanakan sifat gotong royong yang merupakan implementasi dari menyama braya. 

"Kewajiban pemimpin untuk melayani rakyatnya, itulah filosofi Swakadarma, karena itulah kami tidak tabu meniru sesuatu yang baik demi kesejahteraan masyarakat Denpasar," tutupnya.(BB).


TAGS :

Komentar