Mulai Panas, Relawan JKJ Datangi Posko Jembrana Berkembang Gara-Gara Medsos

Ket poto : Empat orang diduga relawan JKJ datangi posko relawan Jembrana Berkembang di Kelurahan BB Agung (ist)

Baliberkarya.com-Jembrana. Berawal dari unggahan di media sosial facebook (fb), yang berujung saling sindir, empat orang bertubuh gempal yang diduga relawan Jembrana Kembali Jaya (JKJ) mentangi posko Jembrana Berkembang Hebat di Kelurahan BB Agung.

Kedatangan empat orang yang diduga relawan JKJ tersebut informasinya hendak mencari I Putu Sumerta Yasa Negara (Nyemot), salah seorang relawan Jembrana Berkembang Hebat. Sayangnya, mereka tidak bisa menemui Nyemot karena saat itu yang bersangkutan tidak ada di posko.

Empat orang yang diduga relawan JKJ tersebut hanya bertemu beberapa relawan Jembrana Berkembang Hebat. Infonya sempat terjadi ketegangan saat itu, namun tidak sampai berlanjut. Karena yang dicari tidak ada, empat orang yang bertamu di posko relawan Jembrana Berkembang Hebat memilih meninggalkan posko.

"Saat itu saya yang ada di posko bersama teman saya. Mereka (diduga relawan JKJ) empat orang datang mencari Nyemot. Tapi Nyemot tidak ada di posko," terang Ketut Juli Ambara Bawa, salah seorang relawan Jembrana Berkembang Hebat, Rabu 9 September 2020.

Kedatangan empat orang diduga relawan JKJ mencari Nyemot karena mengaku keberatan dan tidak terima poto istri dari Goes Dian, salah seorang relawan JKJ sedang menerima bantuan paket sembako dari relawan Jembrana Berkembang Hebat diunggah di fb.

Poto istri Goes Dian menerima bantuan paket sembako dari relawan Jembrana Berkembang diunggah di fb karena permintaan Nia Queen diduga akun fb adik kandung Goes Dian agar ditunjukan bukti karena Goes Dian di fb mengelak pernah menerima paket sembako.

"Karena minta bukti pernah menerima sembako, akhirnya poto yang sebenarnya untuk dokumentasi atau pelaporan terpaksa diunggah," ujar relawan berkembang lainnya.

Karena itulah, menurut beberapa relawan Jembrana Berkembang Hebat, empat orang diduga relawan JKJ, salah satunya Goes Dian berusaha mencari Nyemot karena yang menyerahkan paket sembako dan yang memfoto adalah Nyemot.

"Gara-gara medsos mereka datang ke posko kami dan sempat marah-marah. Kalau sudah begini perasaan kami sudah tidak nyaman dan merasa diintimidasi," ujar Bawa dibenarkan relawan lainnya.(BB)

 

Tag :


TAGS :

Komentar