Hadapi "Peperangan" di Pilkada, Muntra: Bakumham Golkar Bali Awasi Medsos 

Foto: Ketua Badan Advokasi Hukum dan Ham (Bakumham) Golkar Bali, I Wayan Muntra, S.H bersama anggota Bakumham Golkar Bali 

Baliberkarya.com-Denpasar. Surat Keputusan (SK) Tentang Pengesahan Komposisi dan Personalia Badan Advokasi Hukum dan Ham (Bakumham) Golkar Bali masa bakti 2020-2025 sudah diserahkan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali DR Nyoman Sugawa Korry didampingi Sekretaris Golkar Bali Made Dauh Wijana dan Wakil Ketua Golkar Bali Bidang OKK Dewa Made Suamba Negara pada Rabu (26/08/2020) di Kantor DPD Partai Golkar Bali.

Dalam SK itu, Partai Golkar Provinsi Bali memutuskan Ketua Bakumham Golkar Bali dipercayakan kepada I Wayan Muntra. Sekretaris Putu Angga Pratama Suksma, dan Bendahara I Made Tomy Martana Putra.

Wayan Muntra menjelaskan tugas jangka pendek Bakumham Golkar Bali adalah melakukan pendampingan kepada daerah dan pasangan kandidat yang diusung Partai Golkar di Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020.

"Nanti dalam pilkada tentu akan ada kemungkinan-kemungkinan terjadinya sengketa pemilu, bahkan sampai ke MK (Mahkamah Konstitusi). Bakumham ini akan turut mengawasi dan melakukan pendampingan kepada pasangan kandidat," jelas Muntra.

Selain itu, kata Muntra, Bakumham Golkar Bali juga akan mengatensi pergerakan yang terjadi di media sosial atau medsos. Muntra mengakui “peperangan” di media sosial cenderung terjadi cukup masif.

"Bakumham akan melakukan monitoring dan pengawasan yang sekiranya dapat mengganggu dan merugikan pasangan kandidat yang diusung Partai Golkar," tegas Muntra yang dikenal juga sebagai seorang notaris itu.

Dalam personalia Bakumham Golkar Bali ini terdiri dari puluhan orang anggota atau lawyer yang akan bekerja profesional dan siap membantu advokasi hukum kepada Partai Golkar dan pasangan kandidat.

“Per tanggal 1 September 2020, Bakumham Golkar Bali akan mengaktifkan sistem piket di Golkar. Kita buka kepada masyarakat umum untuk konsultasi hukum ataupun bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum," pungkas Muntra yang juga sebagai Calon Wakil Bupati Badung mendampingi Cabup Agung Diatmika yang diusung Partai Golkar, Nasdem, dan Demokrat.(BB).


TAGS :

Komentar