Keseriusan Bakal Calon Wakil Bupati dari KJM Dipertanyakan, Ipat Belum Mundur dari ASN

Ket Poto Calon Bupati dan calon Wakil Bupati Jembrana Tamba-Ipat

Baliberkarya.com-Jembrana. Pendaftaran calon peserta Pilkada Jembrana 2020 sebentar lagi dibuka KPU Jembrana. Namun teka-teki di kubu Koalisi Jembrana Maju (KJM) terkait siapa paket yang bakal diusung masih burem.

Diketahui hingga saat ini KJM menyisakan dua paket pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati, yakni paket I Nengah Tamba-Patriana Krisna (Ipat) dan paket Made Prihenjagat - Putu Duwita (Jagadita).

Partai Golkar Jembrana sebagai motor penggerak koalisi sebelumnya telah mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan I Nengah Tamba - Patriana Khrisna (Ipat). Sementara partai-partai lain seperti Demokrat dan Gerindra belum mengeluarkan rekomendasi.

Namun publik yang menghendaki perubahan terhadap Jembrana justru meragukan keseriusan kehadiran Ipat dalam pertarungan Pilkada Jembrana 2020 ini. Pasalnya Ipat saat ini masih tercatat sebagai ASN aktif di Pemkab Kediri, Jawa Timur.

Ipat dikabarkan belum mundur dari ASN lantaran diduga masih hitung-hitungan peluang kemenangan dalam pertarungan. Disamping itu belum mundurnya Ipat juga dikait-kaitkan dengan dana konvensasi dirinya yang diisyaratkan bapaknya yang juga mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa, yang kini mendekam di Rutan Negara karena terjerat kasus korupsi.

Bahkan kabarnya konvensasi atas pengunduran dirinya dari ASN tertuang dalam lerjanjian yang dibuat di notaris. Infonya disebutkan konvensasi tersebut harus dibayarkan dalam empat termin dan harus sudah lunas H-1 pendaftaran calon di KPU.

Terkait hal tersebut.Ketua Tim Pemenangan KJM I Gede Puruawan dikonfirmasi mengatakan, Koalisi Jembrana Maju (KJM) telah siap bertarung dalam Pilkada Jembrana 2020.

Keseriusan pasangan bakal calon juga sudah benar-benar ditunjukan, terutama dari bakal calon wakil bupati, yakni Patriana Khrisna (Ipat). KJM telah memiliki bukti otentik terkait keseriusan Ipat, siap mundur dari ASN.

"Kami dari KJM sudah siap hadapi Pilkada Jembrana, semua persyaratan calon telah terpenuhi," tegasnya, Kamis (20/8/2020).

Lanjut Puriawan, tinggal rekomendasi untuk paket ini saja. Sementara baru rekomendasi dari Partai Golkar yang telah keluar. Sedangkan rekomendasi dari Partai Demokrat dan Gerindra menyusul.

Saat ditanya mengai bukti pengunduran diri Ipat dari ASN, apakah baru sebatas pernyataan diri siap mundur atau sudah merupakan surat keterangan pengunduran diri masih dalam proses dari pejabat yang berwewenang, Puriawan mengatakan telah menerima bukti serah terima pengunduran diri dari yang bersangkutan.

Sementara itu Plt Ketua DPD Golkar Jembrana I Made Suardana menambahkan, untuk saat ini paket Tamba-Ipat sudah menunjukan keseriusannya untuk bertarung di Pilkada Jembrana.

Semua persyaratan administrasi paket Tamba-Ipat, sudah terpenuhi. Termasuk telah menyerahkan uang saksi Rp 1,5 Milyar kepada KJM. Hanya tinggal menunggu rekomendasi dari Partai Demokrat dan Partai Gerindra.(BB)


TAGS :

Komentar