Wawali Denpasar Apresiasi Pasar Gotong Royong Krama Bali Dwijendra University  

Baliberkarya.com. Dalam upaya mendukung pemulihan perekonomian masyarakat, Dwijendra University bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali menggelar Pasar Gotong Royong Krama Bali. 

Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara yang hadir pada kesempatan itu memberikan apresiasi kepada Dwijendra University dalam peresmian dibukanya Pasar Gotong Royong Krama Bali di Lapangan Yayasan Dwijendra, Jumat (14/8/2020).

“Atas nama pemerintah Kota Denpasar, kami menghaturkan apresiasi kepada Dwijendra University karena telah mendukung program-program pemerintah khususnya dalam pemulihan perekonomian ini,” ujar Jaya Negara.

Kegiatan peresmian dibukanya Pasar Gotong Royong Krama Bali ini juga turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Ir. Ida Bagus Wisnuardhana, M.Si.beserta jajarannya, Ketua Yayasan Dwijendra Dr.Ketut Wirawan, SH, MHum., Rektor Dwijendra University, Dr Ir Gede Sedana, M Sc, MMA, Dekan Fakultas Pertanian Ir.Ni Ketut Karyati, MP dan para dekan lain beserta jajarannya serta Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Bali dan jajarannya.

Wawali Denpasar dalam kesempatan tersebut menyampaikan, melalui pergelaran Pasar Gotong Royong Krama Bali ini tentunya memberi peluang bagi masyarakat terutama produsen yang menjajakan berbagai kerajinan, produk pertanian, dan produk nelayan. 

Sehingga diharapkan dapat membangun relasi bisnis dan memiliki kesempatan bertemu pedagang dan pembeli. “Ini pasti akan membantu dan mendorong pergerakan ekonomi masyarakat di kota Denpasar, karena harapan kita, semua komponen juga ikut bergerak dalam memulihkan perekonomian,” katanya.

Sementara itu, Rektor Dwijendra University, Dr Ir Gede Sedana, M Sc, MMA, mengungkapkan bahwa Pasar Gotong Royong ini dapat mempermudah proses pemasaran bagi kelompok produsen.

“Karena hari ini kita pertemukan antara penjual dan pembeli sekaligus memperkenalkan produk dan kualitas yang dimiliki. Sehingga mulai tercipta embrio-embrio kegiatan bisnis di antara produsen, baik dari kelompok petani, nelayan dan pengrajin dengan para konsumennya,” sebutnya.

Gede Sedana menerangkan, selain memberikan ruang pemasaran atau fasilitas, juga turut berpartisipasi dalam Pasar Gotong Royong Krama Bali yang libatkan Fakultas Pertanian Dwijendra University. 

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan 6 pedagang dari petani yang menjadi supplier di antaranya berasal dari Payangan, Kintamani dan Tegalalang.

Lebih lanjut Sedana berharap, kegiatan ini mampu mendorong dan membangkitkan percepatan ekonomi masyarakat seusai pandemi Covid-19, yang terdiri dari bidang pertanian, nelayan dan pengrajin.

Kemudian pihaknya mengajak masyarakat peduli dan mencintai produk pertanian dalam negeri, karena kualitas yang dimiliki tidak kalah dibandingkan produk luar. 

“Produk yang dipasarkan merupakan produk lokal organik, Dwijendra University mempunyai lahan dilantai 5 dan jangan mengira produk organik lokal kita mahal. Mudah-mudahan hari ini menjadi langkah awal bagi para produsen dalam meningkatkan kualitas dan memulihkan perekonomian,” pungkasnya.

Selain itu, kegiatan ini berlangsung sesuai protokol kesehatan dengan wajib memakai masker bagi pengunjungnya dan pedagang menggunakan sarung tangan serta telah disediakan handsanitizer.(BB)


TAGS :

Komentar