Berdayakan Masyarakat, Gus Adhi Siapkan Rumah Pangan Sehat Untuk Tingkatkan Imunitas 

Foto: Ketua Depidar SOKSI Provinsi Bali AA Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi) yang juga Anggota Komisi VI DPR RI

Baliberkarya.com-Badung. Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Bali Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi) yang kembali terpilih dan didaulat menjadi Ketua Depidar Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Provinsi Bali memberikan peluang kader SOKSI agar ikut mengelola Rumah Pangan Sehat.

"Saya siapkan pangan sehat di Rumah Pangan Sehat dan semoga kader SOKSI bisa memanfaatkan peluang ini sambil ikut melakukan pemberdayaan di masyarakat," kata Gus Adhi usai menggelar Musda SOKSI Bali di Jro Amatra, Kerobokan, Badung, Rabu (22/7/2020). 

Anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, lingkungan hidup, kehutanan dan kelautan ini bahwa Rumah Pangan Sehat ini sebagai wahana menyediakan pangan sehat dan memberdayakan para petani, peternak, nelayan dan para UMKM di sektor pangan.

"Rumah Pangan Sehat ini merupakan suatu konsep menyambut New Normal yaitu meningkatkan imunitas tubuh dengan pangan sehat," jelas tokoh masyarakat Kerobokan ini.

Menurut putra Sang Patriot itu, keberadaan Rumah Pangan Sehat ini juga diharapkan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat akan pentingnya memperoleh pangan-pangan yang sehat dan bermutu. Seperti namanya, Rumah Pangan Sehat ini akan menyediakan berbagai bahan pangan sehat, segar dan berkualitas dengan harga terjangkau. 

Lebih jauh Gus Adhi menuturkan Rumah Pangan Sehat akan menyediakan berbagai jenis ikan, salah satunya ikan kembung yang kaya gizi, kandungan omega 3 jauh lebih banyak dari ikan salmon namun harganya sangat terjangkau. Disediakan pula berbagai jenis sayuran sehat, hingga berbagai bahan pangan organik lainnya. 

"Termasuk berbagai olahan bunga rosella baik dalam bentuk teh, serbuk, sirup dan lainnya yang kaya manfaat dan sangat baik untuk kesehatan," tuturnya.

Gus Adhi meyakini konsep Rumah Pangan Sehat ini juga selaras dengan pelestarian lingkungan. Sebab musibah bisa saja datang dari lingkungan, sehingga dalam New Normal ini ia juga menekankan bagaimana pilar ekonomi dalam memberdayakan lingkungan itu sendiri. 

"Bali ini daerah pariwisata dan perlu kita sediakan sesuatu yang sehat, bersih dan harganya terjangkau sambil tetap kita mengedepankan pelestarian lingkungan misalnya dengan pangan organik dari hasil pertanian organik," ucap Gus Adhi.

Rumah Pangan Sehat, lanjut Gus Adhi, nantinya dikelola dengan polanya kemitraan bersama para pelaku UMKM yang akan menyerap hasil pertanian, peternakan dan perikanan lokal Bali untuk dapat membantu nelayan dan petani sehingga mereka punya harapan produksi yang lebih panjang dan bermanfaat. 

Rumah Pangan Sehat ini rencananya untuk di awal akan beroperasi dulu di Kota Denpasar. Dicanangkan paling tidak ada 40 Rumah Pangan Sehat yang tersebar di seluruh kecamatan untuk melayani kebutuhan pangan sehat masyarakat.

"Rencananya tahap awal kita akan resmikan Oktober nanti di Denpasar. Dengan Rumah Pangan Sehat masyarakat bisa memperoleh pangan yang sehat dan terpenuhi kebutuhan nutrisinya," tutup Gus Adhi.(BB).


TAGS :

Komentar