Mih Dewa Ratu! Nakes RSUD Klungkung Asal Gianyar Terkonfirmasi Covid-19

FOTO : Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar, I Made Wisnu Wijaya. (IST) 

Baliberkarya.com-Gianyar. NNJA, 28, seorang tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Klungkung asal Gianyar yang tinggal di perumahan tedung sari damai, Kelurahan Abianbase Gianyar dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. 

Saat ini yang bersangkutan sudah di jemput oleh tim RSUD Klungkung untuk diisolasi di Rumah Sakit Klungkung. 

Hal ini dibenarkan oleh Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar, I Made Wisnu Wijaya. 

Dikatakannya bahwa yang bersangkutan merupakan seorang tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Klungkung. 

"Yang bersangkutan bertempat tinggal di Gianyar dan bertugas sebagai nakes di RSUD Kkungkung," ujarnya, Sabtu (18/7/2020). 

Pada tanggal 14 Juli 2020, yang bersangkutan mengalami penurunan indra penciuman dan selanjutnya pihak RSUD Klungkung melakukan pemeriksaan swab.

Sembari menunggu hasil swab keluar maka kelurga disarankan untuk melakukan isolasi mandiri.

"Pada tanggal 16 Juli 2020 hasil swab keluar yang menunjukan yang bersangkutan rerkonfirmasi positif Sar Cov2 (Covid-19)," katanya. 

Setelah hasil swab menunjukan positif, yang bersangkutan lantas dijemput oleh tim dari RSUD Klungkung untuk diisolasi di rumah sakit Klungkung. 

"Tim surveillance Kabupten Gianyar berkoordinasi dengan puskesmas Gianyar I untuk pelaksanaan test rapid maupun swab terhadap terkontak erat," ungkapnya. 

Pada, Jumat (17/7/2020) kemarin. Total terdapat 6 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Gianyar. 

Mereka adalah, NNJA, 28, yang merupakan seorang nakes di RSUD Klungkung, kemudian IWL, 46, yang merupakan seorang pedagang pisang yang kesehariannya berjualan di pasar ex tiara grosir Denpasar asal Buahan Payangan.

Kemudian, S, 54, yang merupakan karyawan di sebuah toko bangunan di Gianyar asal Teges Kelod Gianyar. 

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 juga dialami oleh seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil), DGPHK, 42, asal Sampiyang Gianyar yang merupakan terkontak erat dari kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya. 

Kemudian seorang bayi umur 3 tahun, IMASP asal Kedewatan Ubud, serta IMU, 55, asal Banjar Banda Desa Saba Blahbatuh Gianyar.(BB)

 


TAGS :

Komentar