HUT Bhayangkara ke-74 Polisi bersama Kagama Bantu Masyarakat, di Penyaringan 594 KK Tak Dapat Bantuan

Baliberkarya

Baliberkarya.com-Jembrana. Momen perayaah hari ulang tahun Kepolisian RI (HUT Bhayangkara) ke-74 kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana tahun-tahun sebelumnya dirayakan dengan sangat meriah, namun untuk tahun ini karena mewabahnya pandemi covid-19 dirayakan dengan sederhana namun penuh makna.

BACA JUGA : Begini Cara Ni Ketut KY Tertular Covid-19

Sejak pagi hingga sore hari tadi jajaran Polres Jembrana yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa turun langsung ke desa-desa di wilayah hukum Polres Jembrana untuk membagikan ratusan paket sembako.

Pembagian ratusan paket sembako ini tentunya dilaksanakan dengan tetap mematuhui atau memperhatikan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker dan menjaga jarak melebihi batas minimal yang ditentukan dengan pemerintah. Pembagiannya menyasar masyarakat yang tercecer atau masyarakat yang belum pernah menerima bantuan apapun di masa covid-19 ini.

Khusus di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana jajaran Polres Jembrana memberikan paket sembako bersama-sama dengan keluarga besae alumni universitas Gajah Mada (Kagama) yang diketuai oleh I Gusti Agung Diatmika.

Di Desa Penyaringan ini Polres Jembrana memberikan 30 paket sembako sedangkan Kagama memberikan 80 paket sembako kepada masyarakat yang belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah maupun donatur saat pandemi covid-19 ini.

"Saat momen HUT Bhayangkara ke-74 ini dan ditengah pandemi covid kami melaksanakan kegiatan sosial dengan membantu masyarakat terdampak di Jembrana," terang Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Jumat (26/6/2020).

Lanjut Kapolres, nilai bantuan memang tidak seberapa, namun rasa kepedulian terhadap masyarakat merupakan hal penting saat perayaan HUT Bhayangkara ini sebagai upaya lebih mendekatkan polisi dengan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Jembrana juga meminta kepada seluruh warga agar menjaga pola hidup sehat dan mentaati anjuran pemerintah termasuk protokol kesehatan. Tingkat kesadaran masyarakat teekait itu sangat penting untuk menghentikan penyebaran/penularan covid-19.

Adi Wibawa juga meminta dan mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di Bali khususnya di Jembrana agar selalu aman. Mengingat keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya tanggungjawab polisi melainkan tanggungjawab semua pihak.

BACA JUGA : Tolong Taati Aturan! Satu Kasus Positif Covid 19 Bertambah di Jembrana

Sementara itu Ketua Pengurus Daerah Kagama I Gusti Agung Diatmika mengatakan, kegiatan sosial berupa berbagi kepada masyarakat terdampak di Desa Penyaringan, Mendoyo memang sengaja pelaksanaannya dipilih bersamaan dengan perayaan HUT Bhayangkara ke-74.

"Kami sengaja turun membantu warga sedikit dengan memanfaatkan momen HUT Bhayangkara karena kami dari Kagama sangat mengapresiasi kepolisian yang telah menjaga Bali dengan maksimal sehingga aman dan tertib," ujarnya.

Bantuan kali ini di Desa Penyaringan merupakan bentuk kepeduliannya kepada masyarakat terdampak di Jembrana. Sebelumnya Kagama juga telah menyalurkan bantuan paket sembako di wilayah Karangasem dan beberapa kabupaten lainnya di Bali.

Perbekel Penyaringan I Made Dresta dikonfirmasi awak media usai penyerahan paket sembako bagi warganya mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada pihak Polres Jembrana dan jajarannya serta Kagama yang telah membantu warganya yang terdampak dengan ratusan paket sembako.

Dengan bantuan tersebut, jumlah warganya yang tercecer atau yang belum menerima bantuan di masa covid-19 telah berkurang. Menurutnya, di desanya hingga saat ini ada 594 KK yang belum terkaver bantuan apapun di masa pandemi covid.

"Kami sangat mengharapkan bantuan dari para donatur untuk warganya karena masih sangat banyak warganya yang terdampak belum menerima bantuan apapun," ujarnya tadi sore.(BB)


TAGS :

Komentar