Update Corona 23 Maret di Bali: Bertambah 3 Kasus jadi 6 Positif, Pasutri WNA dan 1 WNI asal Bali,

Humas Pemprov Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Pemerintah provinsi Bali melalui Ketua SATGAS Penanggulangan Covid-19 Dewa Made Indra kembali mengupdate perkembangan kasus Covid-19, Senin (23/3). 
 
 
Dijelaskan, sampai dengan saat ini kasus Pasien Dalam Perawatan (PDP) berjumlah  102 orang termasuk 6 orang tambahan yang baru dilaporkan dan dirawat oleh petugas kesehatan di  Rumah Sakit  (1 orang WNA dan 5 orang WNI);
 
Sementara hasil uji sample yang telah keluar sampai saat ini ada 73 orang dengan rincian 73 orang dinyatakan negatif dan 6 orang dinyatakan positif atau bertambah 3 kasus positif dari jumlah sebelumnya (2 orang telah meninggal, 4 orang masih dirawat). 
 
"Jadi hari ini ada tambahan positif 3 orang karena sebelumnya 3 orang sudah saya sampaikan dengan rincian dua orang WNA suami istri dan 1 orang WNI laki-laki asal Bali, dari 3 orang kasus positif yang baru ini telah dilaksanakan kontak tracing atau penelusuran orang-orang yang pernah kontak dengan kasus positif sebanyak 69 orang terdiri dari untuk kasus WNA suami istri telah dilakukan tracing 47 orang sedangkan WNI 22 orang jadi jumlahnya 69 orang yang ditracing ini sebagian telah diambil SWAB nya untuk uji laboratorium," jelas Dewa Made Indra Sekda Pemprov Bali ini.
 
Dijelaskannya, untuk kasus WNI yang positif terdeteksi yang bersangkutan baru pulang dari negara Eropa tepatnya dari negara Italia, sementara untuk WNI kedua yang terdahulu juga orang Bali. Dengan demikian dari 6 orang yang positif itu dua orang WNI asal Bali. 
 
 
"Untuk WNI asal Bali yang kedua ini dia tidak pernah ke luar negeri tetapi baru dinas dari Jakarta dan orangnya sekarang di Bali. "Ini orang Bali sekarang berada di Bali informasi ini seharusnya sudah cukup untuk meyakinkan masyarakat untuk menghindar dari penyebaran penyakit ini," imbuhnya. 
 
Sekda menegaskan bahwa saat ini WNI asal Bali sudah terinfeksi virus Corona dan sudah ada di Bali, karena itu semua warga Bali diimbau untuk melakukan upaya pencegahan agar terhindar dari penyakit Covid-19. 
 
Pihaknya juga mengimbau semua warga Bali untuk makin waspada terhadap Covid-19 karena sudah ada orang Bali yang terinfeksi maka kegiatan seperti upacara-upacara yang melibatkan orang banyak harus dikurangi, dibatasi dan hindari kerumunan orang banyak.(BB)

TAGS :

Komentar