Nyepi Saat Corona, Sugawa Korry Harap 'Akses Internet' Dibolehkan Berdasarkan Bhisama PHDI

Baliberkarya

Baliberkarya.com-Denpasar. Menyikapi adanya polemik, akses internet bisa tidaknya dilakukan pada saat masyarakat Hindu di Bali saat melaksanakan Brata Penyepian pada 25 Maret mendatang, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali terpilih Dr. I Nyoman Sugawa Korry akhirnya angkat bicara.


Sugawa Korry yang juga Wakil Ketua DPRD Bali itu berpandangan bahwa permasalahan pandemik Corona merupakan hal yang luar biasa dan harus ditangani secara sungguh-sungguh dan serius oleh Pemerintah serta seluruh komponen masyarakat lainnya secara aktif.


"Dalam situasi dan kondisi yang biasa, wajib kita semua menjalankan Brata Penyepian dengan khusuk dan taat," ucap Sugawa Korry dalam keterangan tertulisnya yang diterima Baliberkarya.com, Kamis 19 Maret 2020.


Namun, Alumnus Program Doktoral Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang ini menegaskan bahwa kondisi saat ini merupakan suatu kondisi yang luar biasa, dimana masyarakat harus mendapatkan informasi dan intruksi terkini.


"Sehingga ketika dipandang penting masyarakat harus segera mendapat informasi. Dengan begitu tentu masyarakat juga bisa mengantisipasinya dengan segera," tegasnya.


Oleh karenanya, politikus asal Buleleng ini melanjutkan bahwa hendaknya Pemerintah dan aparat terkait agar pelaksanaan hari raya Nyepi kali ini dimana disaat kondisi luar biasa pandemik Virus Corona hendaknya membolehkan masyarakat mengakses internet perlu di pertimbangkan.


"Dengan catatan masyarakat wajib memprioritaskan kewajiban agama dan toleransi untuk mengakses internet di bolehkan berdasarkan Bhisama PHDI," harap Sugawa Korry mengakhiri.(BB).

 


TAGS :

Komentar