Wakili Bali, LIDA Dangdut Diserbu Remaja Jembrana

Baliberkarya
Baliberkarya.com-Jembrana. Liga Dangdut (Lida) Indonesia merupakan ajang pencarian bakat bernyanyi dangdut terbesar di Indonesia yang diselenggarakan salah satu TV swasta Nasional. Kompetisi ini selalu diserbu peserta dan sukses melahirkan bintang-bintang dangdut yang handal di Indonesia.
 
 
Tahun ini Liga Gangdut 2020 kembali digelar di 34 kota di Indonesia, termasuk di Bali. Khusus untuk masyarakat Bali, audisi ajang pencarian bakat ini justru di selenggarakan di Kabupaten Jembrana, tepatnya di Gedung Kesenian IR Soekarno, jalan Sudirman, Kelurahan Dauhwaru, Minggu (27/10/2019) mulai pukul 09.00 WITA.
 
Karena pertama kali digelar di Jembrana, sejak pagi pukul 07.00 WITA, peserta audisi telah berkumpul di areal Gedung Kesenian IR Soekarno dengan membawa berbagai persyaratan yang harus dipenuhi peserta audisi, yakni KTP atau Kartu Pelajar dan dua lembar foto ukuran 3 R.
 
 
Panitia membatasi usia peserta audisi, yakni berumur dari 14 sampai 25 tahun dan diperuntukkan bagi yang berminat KTP Bali. Karena persyaratan tersebut, beberapa diantara calon peserta audisi harus balik kanan lantaran ber KTP luar Bali dan ada pula usia melewati batas maksimal.
 
"Saya tidak jadi ikut audisi karena KTP saya KTP Banyuwangi. Audisi kali ini katanya khusus yang ber KTP Bali. Tak apa nanti saya bisa ikut audisi di Banyuwangi," ujar Irma, salah satu calon peserta yang gagal ikut audisi.
 
 
Sementara Wik Adi, calon peserta asal Jembrana terpaksa rela mengubur keinginannya menjadi bintang dangdut lantaran usianya sudah melebihi batas maksimal yang ditentukan oleh panitia. Namun dia berharap ada bintang dangdut dari Jembrana yang lahir dari ajang pencarian bakat terbesar di Indonesia ini.
 
Bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi atau persyaratan telah dinyatakan memenuhi persyaratan, langsung mengikuti audisi tahap dua yakni bernyanyi tanpa diiringi musik. Peserta pada tahap ini baik pria maupun wanita diwajibkan menyanyikan lagu wajib yang ditentukan oleh para juri handal.
 
Peserta yang lolos tahap dua ini kemudian berhak mengikuti audisi tahap tiga, yakni menyanyikan beberapa lagu dangdut dengan iringan musik yang disiapkan oleh panitia. Sebelum masuk ke tahap ini peserta yang lolos tahap dua juga diwajibkan mengisi formulir dengan menuliskan 20 lagu dangdut yang disukai.
 
 
Pelaksanaan audisi Liga Dangdut di Jembrana selain diserbu peserta audisi juga mengundang perhatian sejumlah pejabat teras Pemkab Jembrana. Salah satunya Asisten 1 Setda Jembrana I Nengah Ledang. Dengan mengajak Kabag Pemerintahan dan Kabid Kebudayaan Pemkab Jembrana. Ledang sangat antusias memantau pelaksanaan proses audisi.
 
"Kami atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan ini (audisi Liga Dangdut), terlebih untuk di Bali kegiatannya dipusatkan di Jembrana," Terang Ledang, Minggu (27/10/2019).
 
 
Karena lanjut Ledang, dengan digelarnya di Jembrana bisa lebih banyak memunculkan bakat-bakat yang luar biasa yang dimiliki para remaja di Jembrana, khususnya di bidang bernyanyi lagu dangdut. Dia berharap ada perwakilan Jembrana bisa lolos bahkan bisa menjuarai ajang pencarian bakat tersebesar di Indonesia.
 
"Kami berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan tiap tahunnya di Jembrana sehingga Jembrana lebih dikenal di tingkat nasional dan berharap bintang-bintang dangdut terlahir dari Jembrana," tutupnya.(BB)

TAGS :

Komentar