Setelah 15 Tahun Berjuang, Akhirnya Padmasana Berdiri di Tepi Sungai Gangga

Baliberkarya
Baliberkarya.com-Internasional. Pembangunan Padmasana di India tempatnya di Tepi Sungai Gangga dilakukan bulan November sampai April 2019. Material Bangunan Padmasana sendiri telah berada di India 15 tahun lalu yang dikirim oleh Dewa Berata yang saat itu menjabat Gubernur Bali.
 
 
“Tapi belum sempat distanakan karena dari awal 15 tahun lalu saya mengikuti prosesnya bahkan beberapa kali dirapatkan rencana pembangunannya tapi belum juga terlaksana .Karena itu saya berinisiatif menyampaikan ke Bapak Dubes RI Bpk Arto Reza Suryodipuro dan kepada Bapak President  World Hindu Parishad Made Mangku Pastika atas restu dan suport beliau ,saya menjadi Pelaksana Khusus Pembangunan Padmasana nya di Rshikesh,” ungkap Indra Udayana
 
Pembangunan Padmasana Bali ini menjadi simbul kekayaan Hindu di Bali dan persahabatan Hindu Indonesia dengan India dan dunia. Pendirian Padmasana ini dilakukan di taman Paramarth Niketan Ashram, di depan Pohon Kalpataru Sungai Gangga. 
 
 
Tempat tersebut sangat sangat strategis untuk mengenalkan Padmasana Bali ini kepada ribuan Umat Hindu dunia yang hadir. “Tempat yang strategis dimana ribuan Yatri selalu hadir ditempat tersebut untuk melaksanakan berbagai kegiatan spiritual dan Aarthi persembahan API Suci kepada Ibu Gangga,” tutur Indra Udayana ditemui, Jumat (28/6/2019).
 
 
Pendirian Padmasana dilakukan secara bersama-sama oleh Shantisena I Wayan Sari Dika dan  I Ketut Gede Adi Saputra Reny Rahmawati ,Gita Ardiyanti ,Ni Wayan Amiyanti ,Putri Ramuja Risma Herawati dan tiga Tukang.
 
 
Pemelaspasan Padmasana dipuput Ide Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba disaksikan istri dari Inisiator Ida Pedanda Gede Made Gunung, Sekretaris Jenderal WHP Guru Ketut Donder dan 16 Pedanda Lanang Istri yang hadir dari Bali serta ribuan Bhakta dari seluruh dunia.
 
 
“Ini adalah persembahan untuk  70 th persahabatan Indonesia India. Semoga hal ini bisa mejadi jembatan membangun hubungan Indonesia dan India di segala bidang,” tutupnya. (BB)

TAGS :

Komentar