Gede Ngurah Wididana Lulusan Terbaik IHDN

GNW for Baliberkarya
Baliberkarya.com-Denpasar. Dr. Ir. I Gede Ngurah Wididana, M. Agr menjadi lulusan terbaik dengan predikat pujian (cum laude), indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,75 pada acara wisuda XXVII Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar (IHDN) di Inna Grand Bali Beach Sanur, Selasa (14/5). Pengusaha yang sukses berkembang dalam bisnis  obat-obatan tradisional itu merupakan salah seorang dari 102 wisudawan dari jenjang Strata S-1, S-2 dan S-3 yang diwisuda Rektor IHDN Prof Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.SI.
 
 
Gede Ngurah Wididana lulus Program Doktor Ilmu Agama dengan predikat pujian setelah mempertahankan disertasi berjudul Seva Niti Dalam Kepemimpinan Gubernur Bali dua periode, 2008-2018” di hadapan tim penguji yang diketuai Direktur Program Pascasarjana IHDN Denpasar, Prof. Dr. Dra. Relin D.E, M. Ag dengan delapan orang anggota.
 
 
Sosok pria yang diakrabi Pak Oles itu sekaligus dipercaya menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti kuliah di hadapan Rektor IHDN Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.SI,  Direktur Pendidikan Agama Hindu Kementerian Agama, Drs. Wayan Budha, Msi, para wisudawan dan civitas akademika.
 
 
Suami Komang Dyah Setuti itu mengikuti proses belajar mengajar  di IHDN Denpasar selama tiga tahun seperti air mengalir, karena aturan yang berlaku di perguruan tinggi negeri bernuansa Hindu itu sangat menyenangkan dan tidak terlalu ketat. “Sebenarnya saya bisa menyelesaikan pendidikan program doktor itu kurang dari tiga tahun, karena aturannya harus tiga tahun, maka proses belajar mengajar harus saya rem dan bisa sesuai ketentuan,” ujar ayah dua putra dan dua putri itu.
 
 
Selama kuliah tidak hanya mendalami ilmu agama (spiritual), namun mempelajari bidang ekonomi, yoga, ilmu kepemimpinan  dalam Veda,  kitab Manawa Dharmasastra, Purana, Kekawin Ramayana, Maha Bharata, Bhagavad Gita, Sarasamuscaya, Niti Sastra dan Niti Sataka. Dalam buku suci tersebut terdapat uraian tentang Seva Niti yakni kepemimpinan yang melayani dengan cinta kasih.
 
 
Ilmu kepemimpinan yang dipelajari dalam kitab suci tersebut  mampu tampil sebagai pemimpin sekaligus melayani masyarakat, kata Pak Oles dalam acara wisudanya sempat dihadiri kedua orang tua, Ketut Sudana dan Luh Sriwati.
 
Sedangkan lulusan terbaik untuk S-1 Dewi Yunairi, S.Fil, Program Filsafat Hindu, IPK 3,97 dengan predikat pujian. Untuk S-2 diraih Ni Komang Ari Pebriyani, SS,S.Pe, M.Pd, program studi Magister Pendidikan Bahasa Bali, IPK 4,00, dengan predikat kelulusan pujian.
 
 
Rektor IHDN Denpasar Prof Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.SI mengharapkan, status IHDN dapat ditingkatkan menjadi universitas sekaligus bisa mencetak generasi muda Hindu yang berkarakter dan berakhal mulia dengan konsep ajaran agama Hindu. Lembaga Pendidikan Tinggi Hindu membimbing generasi muda sesuai visi IHDN Terdepan dalam Dharma Widya dan Budaya yang diimplentasikan melalui misi mewujudkan sarjana dan sujana.
 
Direktur Pendidikan Agama Hindu Kementerian Agama, Drs. Wayan Budha, M.Si mengatakan,  peningkatan IHDN Denpasar menjadi Universitas sedang diupayakan untuk memenuhi semua persyaratan termasuk sarana pendukung. Dari segi areal luasan kampus IHDN tidak menjadi masalah karena miliki luas lahan 10,5 hektar tersebar di Kota Denpasar dan Kabupaten Bangli. Sekarang tinggal intensifkan kegiatan dan perkuliahan di kampus Bangli.(BB)

TAGS :

Komentar