Jembatan Jebol di Tabanan, 3 Warga Tertimbun, 1 Dipastikan Tewas

ist for Baliberkarya
Baliberkarya.com-Tabanan. Tiga orang warga Banjar Puseh, Desa Perean Kauh Tabanan tertimbun longsor saat melakukan kerja bakti di Jembatan Dayang, yakni jembatan yang menghubungkan Banjar Puseh dengan Banjar Bunyuh Desa Perean, Kabupaten Tabanan, Selasa (7/5) sekira pukul 07.30 wita.
 
 
Peristiwa ini menewaskan seorang warga, sementara satu orang warga lainnya selamat dan satu orang lagi masih tertimbun.
 
Informasi yang berhasil dihimpun, tiga warga tersebut masing-masing bernama I Wayan Dampuk (60) petani sekaligus kelian Subak Palian Banjar Puseh, I Ketut Sudana alias Pak Aris (50), petani selaku Kelian Subak palian dan I Wayan Budi (50) petani.
 
Dari tiga warga tersebut, seorang selamat yakni I Wayan Dampuk, seorang meninggal atas nama I Ketut Sudana, dimana Sudana sempat tertimbun dan dalam keadaan kritis dibawa ke Rumah Sakit Semara Ratih Desa Luwus, namun korban akhirnya meninggal dunia.
 
 
 
"Saat ini masih dilakukan upaya evakuasi seorang lagi atas nama I Wayan Budi," ucap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan Putu Trisna dikonfirmasi Selasa (7/5).
 
Dijelaskannya, kronologi jembatan jebol yang menewaskan seorang warga itu bahwa, Selasa (7/5) sekira pukul 07.00 wita bertempat di Jembatan Dayang yang menghubungkan Banjar Puseh dengan Banjar Bunyuh Desa Perean warga Subak Palian Banjar Puseh melakukan kerja bakti pengurugan dengan material tanah dengan maksud untuk mendatarkan jembatan dengan jalan.
 
 
 
"Saat warga subak sedang bekerja sekira pukul 07.30 wita tiba-tiba badan jembatan jebol dan menggerus ketiga korban diatas," ungkapnya.
 
Hingga berita ini diturunkan upaya evakuasi seorang warga yang tertimbun masih dilakukan. Kondisi jalan di jembatan yang berlumpur menyulitkan petugas gabungan dan warga yang melakukan upaya evakuasi. Menurut Putu Trisna, jalan berlumpur disebabkan hujan yang melanda kawasan tersebut seharian pada Senin (6/5) kemarin. (BB)

TAGS :

Komentar