Gede Ngurah Wididana : Generasi Milenial Diminta Jadi Pengusaha Andal

baliberkarya
Baliberkarya.com-Tabanan. Direktur Utama PT Karya Pak Oles Group Dr. Ir Gede Ngurah Wididana M.Agr bertekad untuk menumbuhkan  semangat dan mencetak bibit-bibit  wirausaha di kalangan generasi milenial. Dengan begitu, selama 10 tahun bisa tampil sebagai pengusaha andal dan sukses.
 
 
“Generasi millennial harus mempunyai keberanian mengembangkan suatu usaha bisnis sesuai dengan kemampuan dan latarbelakang pendidikan yang dimiliki,” ujar Gede Ngurah Wididana, seorang pengusaha sukses mengembangkan obat-obatan tradisional dihadapan ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tabanan, Senin malam (25/3/2019)
 
Ketika tampil sebagai pembicara pada Seminar Nasional yang mengusung tema Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Bagi Kalangan Millennial, Gede Ngurah Wididana yang akrab disapa Pak Oles itu mengingatkan, generasi millennial dalam merintis usaha bisnis itu, selain memiliki keberanian harus dilandasi kecepatan dan ketepatan. 
 
 
Dalam mengembangkan usaha bisnis itu harus didasari dengan kemampuan untuk menggali informasi terhadap usaha bisnis yang akan dikembangkan di tingkat lokal, nasional maupun mancanegara. Dengan informasi sebanyak-banyaknya itu merintis usaha untuk memproduksi satu jenis komoditas  untuk dijual ke pasaran. 
 
 
Untuk bisa memasarkan satu jenis produksi harus mendapat izin dari pemerintah melalui Badan Pengawasan Obat dan Makanan yang terlebih dahulu mengujinya. “Dengan izin dokumen edar komoditas yang dihasilkan itu selanjutnya diuji oleh pasar, apakah produk yang dihasilkan itu sesuai keinginan dan selera konsumen,” ujar Pak Oles yang sukses mengembangkan obat-obatan tradisional yang dirintisnya sejak tahun 1990.
 
Produk yang telah dihasilkan dan telah dipasarkan senantiasa harus disempurnakan, sesuai keinginan konsumen, sehingga pada saatnya nanti produk yang dihasilkan itu betul-betul sesuai harapan dan keinginan masyarakat. Caleg DPR RI dari Partai Demokrat nomor urut 3 mengingatkan, generasi milenial penting mengembangkan usaha bisnis, mengingat tamatan perguruan tinggi setiap tahunnya mencapai 10.000 orang. 
 
 
Dengan berkembangnya usaha bisnis yang produknya mampu menguasai pasar lokal, nasional dan pasaran ekspor akan mampu menciptakan lapangan kerja dan berperan serta mengatasi masalah tenaga kerja di Indonesia.
 
Seminar  tersebut juga menampilkan pembicara dosen Untab Bagus Arya Kusuma.S.Sos, MM yang juga  praktisi bisnis di  Kabupaten Tabanan menegaskan, generasi millennial Indonesia memiliki keberanian mengembangkan usaha bisnis sesuai kemampuan dan potensi yang ada. 
 
 
Tabanan sebagai lumbung beras di Bali memiliki potensi besar dalam bidang pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan dapat dijadikan sebagai dasar pemikiran mengembangkan usaha bisnis.
 
Produksi bidang perikanan yang melimpah pada saat panen raya misalnya dapat mengembangkan usaha kripik ikan, sekaligus membantu nelayan yang kesulitan memasarkan produksinya. Demikian pula produksi ketela pohon yang melimpah pada saat panen raya bisa diolah menjadi tape atau kripik ketela pohon yang mampu memberikan nilai ekonomis. 
 
Untuk itu generasi millennial yang memiliki kemampuan iptek itu harus diimbangi dengan kreasi, inovasi, produktivitas dengan mengolah potensi yang ada menjadi produksi yang dibutuhkan pasar di tingkat lokal, nasional dan global, ujar Bagus Arya Kusuma. (BB)

TAGS :

Komentar