Kapolres Buleleng Isyaratkan 'Tak Ada Ampun' Bagi Anggota Terlibat Narkoba

Baliberkarya
Baliberkarya.com-Buleleng. Dalam  penegakkan hukum yang dilakukan oleh Sat Res Narkoba Polres Buleleng, Kapolres AKBP Suratno, S.Ik melakukan bersih-bersih kedalam sebelum melakukan tindakan penegakkan hukum keluar. 
 
 
Selaku Kapolres di kabupaten belahan Utara Bali, Suratno mengatakan, bahwa dalam  pelaksanaan tugas sehari-hari, Polri harus menjadi contoh dan teladan dalam gerak gerik dan tingkah laku, sehingga menjadi cermin bagi masyarakat.
 
 "Jauhi Narkoba dan jangan sekali-kali mendekatinya apalagi sampai menyentuhnya.  Polri sudah dengan terbuka menyatakan melalui sosialisasi dan pemasangan Pamflet maupun baliho dengan  tegas mengatakan "No Narkoba dan No Premanisme ". Bahkan, disetiap sudut perempatan jalan sudah ada pemasangan Baliho", tegas Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.Ik disela-sela pelaksanaan kegiatan tes urine terhadap anggota jajaran di Mapolres Buleleng, Sabtu (01/12).
 
Untuk memastikan dan meyakinkan kepada masyarakat Buleleng, bahwa personel Polres Buleleng bersih dari Narkoba, pihak BNN Kabupaten Buleleng melakukan tes urine kepada 100 personel Polres Buleleng, termasuk para Perwiranya.
 
 
Sebelum penindakan keluar, BNN pastikan personel Polres Buleleng bersih dari Narkoba. "Dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak ada indikasi dan tidak ditemukan adanya personel Polres Buleleng yang positif Narkoba, semuanya Negatif Narkoba dan pastikan aparat penegak hukum bersih Narkoba sebelum melakukan tindakan keluar serta menjadi contoh bersih Narkoba," jelas Kepala BNN Kabupaten Buleleng AKBP I Gede Astawa, SH, MH.
 
Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.Ik menegaskan, tidak ada ampun bagi personel Polri yang terlibat Narkoba dan ancamannya diusulkan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
 
 
"Sudah ada beberapa personel Polri yang terlibat Narkoba diusulkan PTDH dan tinggal menunggu pelaksanaannya," jelas Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. (BB)

TAGS :

Komentar