Sukses Jadi Pengusaha, 'Gek In' Kini Nyaleg Ingin Bangun Desa dan Bantu Warga

Baliberkarya.com-Denpasar. Reputasi besar dalam berbisnis bahkan mengurus organisasi tak serta merta membuat IGAA Inda Trimafo Yudha atau yang akrab disapa 'Gek In' harus tampil di level yang tinggi. Cucu pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai ini justru banting setir memulai dari bawah berjuang untuk membantu warga lewat jalur politik.
 
 
"Saya justru kini ingin membangun dari desa, biar desa cepat berkembang dan warganya sejahtera," ucap 'Gek In' yang juga dikenal sebagai aktivis dan pengurus sejumlah organisasi yang pindah partai dari Golkar kini maju bacaleg PDIP dari Dapil Petang saat ditemui disalah satu restoran ternama di Sanur, Denpasar, Kamis (19/7/2018).
 
Putri mantan Ketua DPD Golkar Bali yang juga pernah duduk di DPR RI IGN Alit Yudha ini sempat memimpin HIPMI Bali, Presiden JCI Bali, dan sejumlah organisasi lainnya termasuk kini sebagai Ketua PUTRI Bali, memiliki peluang maju ke tingkat I. 
 
Namun, 'Gek In' justru ingin berbuat lebih di desa kelahirannya. Membantu warga dikampung halamannya ini bukan hal baru baginya. Hal itu bisa dilihat dari sejumlah bisnis yang dibangunnya banyak tersebar di desa-desa seperti pabrik coklat "POD", wisata gajah serta usaha lainnya. 
 
 
"Saya sangat tertarik dengan desa dan ingin agar desa berkembang dan tetap lestari," ungkapnya.
 
 
Alasan memilih jalur politik, 'Gek In' mengaku selain karena faktor keluarga yang memang sejak dulu banyak terjun ke politik, ia melihat jalur ini sangat strategis dalam mempercepat pembangunan desa. Dengan 'ngayah' di legislatif nantinya bisa lebih banyak berperan dalam melahirkan kebijakan yang pro rakyat di pedesaan. 
 
Dan jalan menuju ke arah itu terbuka lebar setelah adanya komunikasi dirinya dengan Giri Prasta selaku pimpinan PDIP di Badung serta restu dari Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster. 'Gek In' mengakui perpindahannya dari Partai Golkar ke PDIP sangat didukung keluarga. Ia mengatakan secepatnya akan menghubungi petinggi Golkar untuk menyampaikan sikapnya terkait kepindahan kendaraan politiknya.
 
 
"Pak Bupati Giri Prasta selaku Ketua DPC PDIP Badung membukakan jalan bagi saya bergabung. Saya juga pecinta kerja Jokowi. Di situ saya melihat PDIP secara ideologi sama dengan kekinian," ungkap ibu satu putra yang dekat dengan wartawan ini. 
 
"Ayah saya sangat demokratis dan adil. Partai apapun itu toh tujuannya satu, untuk NKRI," pungkas bacaleg nomor 3 Dapil Petang ini.(BB).

TAGS :

Komentar