Tingkat Partisipasi Masyarakat Berpolitik Rendah. Puluhan Ribu 'Pilih Golput

Baliberkarya.com-Jembrana. Saat KPU Jembrana menggelar rapat pleno rekapitulasi suara Pilgub Bali 2018, Kamis (5/7) terungkap ada puluhan ribu pemilih di Jembrana Golput alias tidak mencoblos.
 
 
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KPUD Jembrana, Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, beserta Komisioner KPU lainnya, Ketua Panwaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan beserta Komisioner, Kakan Kesbangpol, Gusti Ngurah Darma Putra mewakili Bupati Jembrana, Dandim 1617/Jembrana, Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok, Kapolres Jembrana, AKBP Budi P Saragih, Kajari Jembrana diwakili Kasipidum, Gede Wiraguna W dan saksi dari kedua pasangan calon (Paslon).
 
 
Dalam rapat tersebut dari jumlah DPT sebanyak 225.651 dengan 499 TPS se-Jembrana tercatat 69.432 pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya. Sementara Paslon nomor urut 1, Koster-Ace memperoleh 81.783 suara (52,91 persen).
 
 
Sementara Paslon nomor urut 2, Mantra-Kerta memperoleh 72.801 suara (47,09 persen) dengan total jumlah pemilih yang hadir 156.219 suara, suara sah 154.584 dan 1.635 suara tidak sah.
 
 
“Kami akui angka partisipasi pemilih pada Pilgub Bali kali ini masih sangat rendah. Namun jika dibandingkan saat Pilkada Jembrana 2015 lalu, justru mengalami peningkatan,” terang Ketua KPU Jembrana, Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, Kamis (5/7/2018).
 
 
Sementara Ketua Panwaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan mengatakan selama Pilgub 2018 berlangsung pihaknya sudah menangani sejumlah permasalahan, diantaranya keterlibatan perangkat desa dan PNS dalam kampanye dan tenaga kontrak dari Sat Pol PP Jembrana sebagai saksi di TKP.
 
"Kami sudah proses sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk tenaga kontrak Sat Pol PP kami sudah kembalikan ke kesatuannya untuk dilakukan pembinaan,” tutupnya.(BB)

TAGS :

Komentar