Viral Wanita Bercadar Hitam Duduk di Trotoar Depan Mapolda Bali, Ini Kata Kabid Humas

Baliberkarya.com-Denpasar. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja mengatakan, terhitung sejak lima hari (pasca rusuh Mako Brimob), yang lalu pihaknya sudah melakukan kewaspadaan dengan melakukan pemantauan terhadap aktivitas baik yang mencurigakan maupun meningkatkan jumlah personil dari biasanya.
 
 
"Tidak sejak melaksanakan siaga satu sekitar lima hari yang lalu, kita sudah melaksanakan kewaspadaan daripada kita kalah cepat represif lebih baik kita lakukan pencegahan setiap orang yang melakukan aktivitas mencurigakan akan kita datangi kita tanya tapi kalau tidak ada bukti yang mengarah pidana kita lepas kembali," ucapnya Senin (14/4) di Mapolda Bali.
 
Seperti diketahui bersama, viral di pesan berantai social media Whatsapp (WA) dan di media sosial bahwa hari ini Senin (14/5) pagi dicurigai seorang wanita bercadar hitam dengan membawa anaknya tengah duduk-duduk di depan masjid Ataqwa Polda Bali di Jalan WR Supratman.
 
 
Adanya informasi tersebut, Kabid mengaku pihaknya langsung mendatangi wanita tersebut yang tengah duduk-duduk bersama anaknya. 
 
"Mereka hanya duduk-duduk saja tidak ada aktivitas mencurigakan memang wajar masyarakata sangat waspada memberi laporan ke kami dan kami berterimakasih, tapi tidak semua yang dilaporkan itu benar ada ancaman keamanan," terangnya.
 
 
Pihaknya membantah sampai melakukan penyisiran, dan saat pemeriksaan wanita yang diketahui tinggal baru sebulan di Jalan Gunung Batur Gang Carik II ini tidak membawa barang yang mencurigakan.
 
 
"Tidak sampai penyisiran diperiksa tidak ad bawa apaa-apa mereka hanya duduk sambil makan snack dia ngasuh anaknya. Sempat mau masuk asrama itu juga tidak benar. Tidak ada dia hanya duduk disitu mau santai sambil minum ringan teh kotak. Identitas ada, tapi kami belum dapat," jelasnya.
 
Karena minim bukti dan tidak ada aktivitas mencurigakan yang bersangkutan katanya dilepas kembali.
 
"Betul kita lepas dan sudah kembali ke rumahnya," ucapnya.
 
Pihaknya meminta agar media tidak ikut menyebarkan hoaks jika perlu katanya telusuri informasi yang masuk sumbernya darimana. Terkait data wanita tersebut pihaknya enggan merinci namanya dengan alasan masih terlalu dini dan sekarang datanya tidak ada pencocokan dengan data Mabes Polri.
 
 
 
Pihaknya mengaku sempat menutup Jalan WR Supratman selama satu jam, alasan penutupan tersebut karena ada kaitannya dengan kejadian di Surabaya bukan karena wanita bercadar.
 
"Tidak itu kita coba seandainya kita tutup bukan tutup dialihkan seandainya ada kondisi meningkat misalnya seperti apa tadi ada vicon daripada dialihkan lebih susah masyarakat  terkendali misalnya seperti ada ancaman, ini tidak ada hubuangannya dengan bercadar. Tapi ada kaitannya dengan kejadian di Surabaya. Selama vicon aja satu jam mulai jam 9 sampai jam 10," tandasnya.(BB)

TAGS :

Komentar