Ayo Buruan Daftar, Unud Buka 'Jalur Seleksi Bersama' Masuk Perguruan Tinggi Negeri

nett
Baliberkarya.com-Denpasar. Bagi calon mahasiswa yang belum berhasil dalam SNMPTN, kini tak perlu kuatir. Pasalnya, Perguruan Tinggi Nasional (PTN) masih membuka jalur selanjutnya yakni penerimaan mahasiswa melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018. 
 
 
Tak terkecuali salah satu PTN favorit di Bali, Universitas Udayana. Dalam  keterangnya, Kamis (19/4) di Gedung Pascasarjana  UNUD selaku Panitia Lokal 63 Denpasar Kembali menginformasikan serba-serbi SBMPTN 2018.
 
Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr.dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S (K) mengungkapkan tahun ini UNUD kembali membuka tiga jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru. Diantaranya, SNMPTN, SBMPTN dan Jalur Mandiri. 
 
"Tiap prodi memiliki kuota minimal 30 persen untuk jalur SNMPTN, minimal 30 persen untuk SBMPTN, dan maksimal 30 persen untuk jalur mandiri," jelasnya 
 
Angka tersebut, kata Raka Sudewi, didapatkan dari pusat dan pihak universitas hanya mengikuti kebijakan yang turun dari pusat. Khusus untuk SBMPTN, Pendaftaran secara online telah dibuka mulai tanggal 5 hingga 27 april 2018. 
 
Dengan melengkapi formulir pendaftaran dan membayar biaya pendaftaran sebesar 200 ribu rupiah, peserta nantinya akan mendapatkan kartu SBMPTN yang akan digelar 8 Mei 2018 mendatang. "Ada dua kategori ujian dalam SBMPTN, yaitu ujian tertulis melalui komputer dan juga ujian cetak," katanya.
 
 
Selain itu, Rektor wanita pertama UNUD ini juga menjelaskan beberapa program studi yang ramai peminatnya seperti kedokteran, sastra inggris, manajemen, akutansi, farmasi, teknik dan hukum. Ditambahkan, bahkan program studi yang biasanya sepi, berdasarkan data SNMPTN kemarin, kini mulai merambat naik peminatnya.
 
 
Sementara, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng, menyebutkan kuota penerimaan mahasiswa baru di Universitas Udayana untuk tahun 2018 adalah 4425 orang. 
 
"Dari SNMPTN kemarin sudah didapat 1500, sisanya diperoleh dari SBMPTN dan jalur mandiri. Jika yang SNMPTN tidak mendaftar ulang, kuotanya akan digenapkan oleh yang lulus SBMPTN," ungkapnya. 
 
Gde Antara menghimbau para calon peserta SBMPTN untuk segera mendaftar, pasalnya, per tanggal 19 April 2018, jumlah pendaftar SBMPTN sudah mencapai 5000 lebih. Gde Antara memprediksi, peserta akan terus bertambah, mengingat hasil SNMPTN telah diumumkan. 
 
"Yang awalnya masih menunggu pengumuman SNMPTN pasti langsung menyerbu pendaftaran SBMPTN. Bisa- bisa perharinya tembus 2000 pendaftar," katanya.
 
 
Untuk mengantisipasi overload, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan pihak-pihak lainnya yang terkait. Nantinya, penyelenggaraan SBMPTN akan digelar dibeberapa tempat. 
 
"Sementara ini, yang pasti, ujian akan dilaksanakan di kampus-kampus Udayana dan ISI Denpasar. Jika jumlah terus bertambah, besar kemungkinan akan meminjam ruang beberapa sekolah," terangnya.
 
Sebagai Panitia Lokal, UNUD mewadahi ribuan peserta ujian SBMPTN dari Bali yang mencantumkan pilihan PTN Bali. Nantinya, SBMPTN akan digelar  secara serentak di seluruh Indonesia.(BB).

TAGS :

Komentar