Ayo Kunjungi Rame-Rame! Pemkab Jembrana Kembali Gelar Pawai

Baliberkarya.com-Jembrana. Untuk memperingati HUT Kota Negara ke-122, Pemkab Jembrana kembali menggelar Pawai Budaya pada Jumat (1/9) mendatang.

Pawai Budaya tersebut digelar sekaligus sebagai rangkaian pemungkas Festival Jembrana yang kurang lebih dua bulan sudah dilaksanakan dengan 55 kegiatan.
 
Ditemui saat tatap muka dengan awak media, Selasa ( 29/8) kemarin di Negara, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Sekda I Made Sudiada, serta Kadis Pariwisata Budaya Nengah Alit mengatakan, pawai budaya nantinya  akan menampilkan potensi budaya atau kesenian yang ada di masyarakat, baik lokal Jembrana, Bali dan Luar Bali. 
 
 
"Selain itu juga ada partisipasi warga asing berpakaian adat Bali tampil saat pawai berlangsung untuk menampilkan kesenian mereka,” terang Kembang Hartawan.
 
Dirinya juga berharap seluruh partisipan yang tampil memeriahkan Pawai Budaya Jembrana Festival Tahun 2017 ini tampilannya mengacu kepada tema sentral “Kerthaning Bumi Mekepung" yang artinya Menuju Jembrana Sejahtera. 
 
Dengan konsep All Atraction atau beratraksi sepanjang jalan, maka semua peserta pawai diwajibkan merancang konsep pawainya menari/beratraksi sepanjang rute. 
 
 
Kembang Hartawan menambahkan, pada palaksanaan pawai tahun ini, panitia menyiapkan parade busana karnaval yang akan dibawakan barisan jegeg bagus Jembrana. 
 
Juga ada parade Fashion Show Endek agar masyrakat tahu bahwa Endek hasil karya pengerajin lokal Jembrana ternyata bisa juga dimodifikasi menjadi berbagai macam corak/motif busana yang menarik .
 
Adapun rute yang akan dilalui peserta pawai mulai dari jalan Sudirman tepatnya depan Satria Mart timur Taman Makam Pahlawan, menuju Pura Jagatnatha dimulai dari pukul 14.00 Wita. 
 
Seluruh rangkaian dijadwalkan berakhir pada pukul 18.00 wita dilanjutkan dengan malam penutupan menghadirkan artis/seniman lokal Jembrana dan Bali. 
 
 
Acara ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba serangkaian kegiatan Jembrana festival II dan diakhiri dengan pesta kembang api.
 
Sementara Sekda Jembrana yang juga Ketua Panitia Jembrana Festival II, I Made Sudiada menambahkan, pelaksanaan pawai budaya tahun ini juga diperkirakan akan melibatkan ribuan seniman, baik lokal maupun luar daerah. 
 
Panitia membuka ruang seluas-luasnya bagi para seniman dan budayawan untuk mengembangkan kreativitas dan inovasinya sekaligus memberikan wadah bagi mereka untuk berkreasi menampilkan berbagai inovasinya.
 
"Masing-masing kecamatan juga sudah siap menampilkan potensi seni wilayahnya masing-masing,” jelasnnya.
 
Lanjutnya, Kecamatan Melaya menampilkan garapan gerak dan tari masal, sakral sampai propan. Kecamatan Pekutatan dengan menampilkan garapan seni gerak dan tari yang menggambarkan kesejahteraan masyrakat dengan garapan tari janger masal.
 
Sementara Kecamatan Mendoyo menampilkan garapan gerak dan tari yang menggambarkan kekhasan dan keindahan dengan garapan seni kendang mebarung dengan seni jegog yang dikolaborasikan dengan penari masal bertemakan akulturasi.
 
Kecamatan Jembrana menampilkan keunikan dan kekhasan dengan garapan calonarang massal. Sedangkan Kecamatan Negara menampilkan kejayaan dan kesejahteraan dengan garapan seni gerak dan tari kolosal dengan tema maritim.
 
Tidak hanya menampilkan potensi seni maupun budaya dari Jembrana, pawai tahun ini juga tetap mengakomodir potensi seni yang dimiliki kabupaten lainnya di Bali. 
 
Turut berpartisipasi duta seni dari Kabupaten Karangasem, Buleleng, Bangli, Klungkung, Gianyar, Badung, Denpasar, Tabanan. Panitia juga mengundang duta kesenian dari Kabupaten Banyuwangi sehingga warga Jembrana juga bisa menyaksikan kesenian yang berbeda ditampilkan oleh kabupaten luar Bali. 
 
“Pada penyelenggaraan pawai kali ini kita ingin ada konsep dengan mengusung Budaya Jembrana. Masing-masing kecamatan akan menyumbangkan fragmen, jadi ada kaitan cerita tidak parsial," ujar Sudiada. 
 
Agar seluruh rangkaian acara berjalan maksimal, panitia juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas, bekerja sama dengan Polres Jembrana, Dinas Perhubungan dan Pol PP, untuk mengantisipasi animo masyrakat yang tumpah ruah memadati jalan sudirman seperti tahun-tahun sebelumnya.
 
Adapun susunan acara dalam pelaksanaan pawai budaya 2017 nanti meliputi, Tari Pembukaan, Sambutan-sambutan, Pemukulan kendang mebarung oleh Bupati dan Wakil Bupati, Tari Mekepung dengan 20 group.
 
Kemudian dilanjutkan dengan pawai budaya yang diawali dengan penampilan prosesi yang menggambarkan keagungan barisan Jegeg Bagus Jembrana.
 
Disusul barisan prosesi ritual Somia Buta dengan menampilkan
9 penari Topeng Sidakarya menggambarkan penetralisir sembilan penjuru mata angin. Penari Rejang Dewa dan Baris Gede menggambarkan para Dewa dan Dewi menari.
 
Selanjutnya disusul barisan  pengusung lambang daerah, barisan Gebogan, barisan Tedung Agung, barisan umbul-umbul dan gambelan Adi Merdangga.
 
Penyelenggaraan acara pawai budaya ini adalah serangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-122 Kota Negara, 15 Agustus 2017, yang dikemas dalam Festival Jembrana II. 
 
Selain pawai budaya,sebelumnya juga digelar acara pameran berbagai hasil kerajinan industri kecil yang diikuti 210 UMKM dari Jembrana dan Luar Jembrana. 
 
Sejumlah acara utama yang digelar, antara lain dimulai Parade Baleganjur dan Gong Kebyar, Jegog,  Makepung Bupati Cup, kesenian lawak dan musik pop Bali, jalan sehat, Pawai Dokar dan Sepeda Hias , lomba layang-layang, pentas kesenian, pagelaran wayang kulit inovatif serta sejumlah pertandingan olahraga dan rekreasi.(BB/ADV)

TAGS :

Komentar