Polwan Harus Tampil Feminim, Tegas dan 'Luwes Bermasyarakat'

Baliberkarya.com-Denpasar. Peringatan Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke - 69 yang jatuh pada tanggal 1 September 2017 mendatang, mengusung tema "Polwan Profesional, Modern dan Terpercaya". 

Untuk memeriahkannya, Polda Bali menggelar lomba tata rias busana adat ke pura. Lomba ini diikuti oleh 37 pasang peserta yang merupakan personel Polwan Satker dan Polres jajaran Polda Bali, bertempat di halaman belakang Mapolda Bali.
 
 
Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Polda Bali AKBP I Gusti Ayu Sasih, S.H. mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas ketrampilan Polwan dalam bidang tata rias dan berpakaian adat Bali. 
 
Lomba ini juga untuk mengingatkan para polwan bahwa mereka semua adalah perempuan, maka harus tampil feminim serta menjadi contoh di masyarakat. 
 
 
"Polwan tidak hanya tegas saat berpakaian dinas. Akan tetapi, Polwan juga harus luwes dalam masyarakat," ucap AKBP I Gusti Ayu Sasih, S.H.
 
Lomba ini dilaksanakan dalam waktu 30 menit. Peserta harus mampu menyelesaikan seluruh tahapan sesuai kriteria penilaian yang sudah ditentukan yaitu keserasian busana dan make up. 
 
 
Selanjutnya, peserta melanjutkan ke sesi fashion show. Pada sesi ini, yang akan dinilai adalah tehnik berjalan, penguasaan panggung dan ekspresi wajah dari seluruh peserta.
 
 
"Sebagai penilai dalam pelaksanaan lomba yaitu senior Polwan dan Bhayangkari. Untuk juara, nanti akan diumumkan pada saat acara syukuran tanggal 1 September 2017 di Mall Bali Galeria," jelasnya.
 
 
Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si, Ketua Bhayangkari Daerah Bali Ny. Barbara Golose, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Bali Ny. Ayu Alit Widana beserta Pengurus Bhayangkari Daerah Bali.(BB).

TAGS :

Komentar