Perampok Bersenpi Berhasil Gasak Rp 811 Juta di Money Changer Kuta

Humas Polda Bali

Baliberkarya.com-Badung. komplotan rampok yang diduga profesional dengan menggunakan senjata api (senpi) dengan cepat kilat berhasil menggasak uang Rp 811 juta di sebuah Money Changer (penukaran uang asing) milik PT Dirgahayu Valuta Prima yang berlokasi dikomplek Pertokoan Segitiga Mas No.5 Jalan By Pass Ngurah Rai Kuta, Badung, Sabtu siang (4/2/2017).

Perampokan dengan kekerasan diperusahaan milik Almarhum Made Dama yang diketahu veteran perang ini bermula saat ketiga kawanan pencuri tersebut masuk dan menodongkan senjata api kepada lima orang termasuk tiga orang karyawan setempat.

BACA JUGA : Kontrol Emosi Pengguna Senpi, 47 Anggota Lanud Ngurah Rai Jalani Psikotes

Perampok berpengalaman itu beraksi saat situasi sedang sepi pengunjung. Dalam aksinya bak koboi itu, pelaku melumpuhkan korban dengan borgol sambil mengancam dengan senpi yang dibawanya tersebut.

"Saat itu saya sedang memperbaiki lampu yang mati di ruangan teller, tiba-tiba datang tiga orang laki-laki. Mereka masuk ke ruangan teller sambil berkata turun-turun, tiarap-tiarap dan kami digiring menuju belakang meja teller," ucap Putu Tapa, salah satu saksi.

Dalam aksinya, para perampok juga menutup mata dan mulut korban dengan menggunakan lakban. Setelah melumpuhkan seluruh korban yang ada diruangan, kawanan rampok ini lalu menggasak uang yang ada didalam brankas serta didalam laci.

Akibat perampokan ini, Money Changer PT Dirgahayu Valuta Prima diperkirakan mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp 811 juta. Uang tersebut sebelumnya disimpan didalam brankas yang dibobol pencuri sebesar Rp.733 Juta, laci 1 sekitar Rp.36 juta dalam bentuk valas, laci 2 sekitar Rp.12 Juta berupa valas + Rp.30 Juta dalam bentuk rupiah.

"Usai obrak abrik brangkas dan laci. Mereka juga sempat menanyakan server CCTV, karena takut kami kemudian menunjukan tempat server. Setelah mengambil server CCTV mereka kemudian pergi," jelas saksi.

BACA JUGA : SURYA akan Gratiskan Seragam Sekolah

Meski tergolong berpengalaman, namun kawanan perampok ini ternyata ceroboh karena meninggalkan kunci saat memborgol tangan korban, sehingga salah satu korban berhasil melepaskan diri dan membuka borgol teman-temannya.

Terkait perampokan bersenpi ini, Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo menyatakan pihaknya mampu mengamankan rekaman CCTV dari luar TKP. Dari rekaman itu didapati ciri-ciri umum para pelakunya yaitu menggunakan helm, berbaju putih-biru, dan mengenakan celana jeans.

"Kami berhasil mengetahui ciri-ciri pelaku dari rekaman di luaran TKP. Mereka memakai motor semua dan mengetahui betul situasi sekitar TKP. Mereka mengetahui ramai dan sepinya lokasi sekitar," ujar Hadi.

BACA JUGA : Kapolri Promosikan Brigjen Gede Alit Widana Jadi Wakapolda Bali

Hadi mengimbau agar masyarakat turut membantu ketika mengetahui keberadaan pelaku. Petugas kepolisian kini sudah berkoordinasi untuk menangkap pelaku di semua pintu masuk keluar pelabuhan dan bandara.

"Petugas sudah elakukan pemeriksaan saksi-saksi yang ada di TKP dan memeriksa CCTV disekitar pertokoan. Foto-foto sudah disebar luas dan kami telah berkoordinasi untuk menjaga pintu masuk dan keluar Bali," pungkasnya.(BB).


TAGS :

Komentar