Pemkab Bangli Ngaturang Ayah di Pura Pucak Penulisan Kintamani

baliberkarya

Baliberkarya.com-Bangli. Diawali dengan persembahyangan bersama Serangkaian Karya Pengurip Pala Bungkah Pala Gantung lan Pala Sarina di Bali Kabeh ring Pucak Penulisan Gunung Wangun Urip Kintamani Pemerintah Kabupaten Bangli yang dipimpin oleh Bupati Bangli I Made Gianyar SH.M.Hum  di damping Sekda Kabupaten Bangli Ir. Ida Bagus Gede Giri Putra, Asisten I Drs. I Wayan Lawe MM, Asisten III Warta Megantara dan seluruh Pimpinan SKPD beserta staf di dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Kamis (14/10/2016) Ngaturang Ayah di Pura Pucak Penulisan Kintamani.

Dalam kesempatan itu Bupati Bangli menyampaikan, ngayah merupakan tradisi rutinitas yang dilaksanakan oleh Pemkab Bangli menjelang pelaksanaan karya di Pura Pura besar di Bangli. Menurutnya, ngayah juga merupakan bentuk bhakti kehadapan Ida Bhatara yang berstana di Pura Pucak penulisan dengan harapan Ida Bhatara senantiasa memberikan tuntunan sehingga semua urusan pemerintahan di Kabupaten Bangli dapat berjalan sesuai harapan karna “Ngayah merupakan wujud bakti kita. Semoga dengan yadnya yang tulus ini Ida Sang Hyang Widhi memberikan keselamatan dan kesejahteraan untuk alam semesta beserta isinya”harapnya.

Menurut Manggala Karya I Wayan Jasa,S.Pd.H mengatakan Karya ring Pucak Penulisan merupakan warisan turun temurun sekitar 700 tahun yang lalu oleh Raja Bali terakhir Sri Asta Sura Ratna Bumi Banten dengan harapan utama untuk memohon ke hadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa agar semua pertanian perkebunan dan sehananin tinandur di seluruh Bali diberikan kesuburan serta hasil yang berlimpah ruah.

Untuk nyanggra kelancaran pelaksanaan karya ini masing masing krama iuran sebesar 20 ribu rupiah disamping ada  dana punia dari donator mengingat biaya yang dipergunakan cukup besar mengingat wewalungan yang digunakan pada karya ini adalah 7 kebo, 1 kinjang,  babi,  ayam, dan bebek . Dengan sebutan Gebog Domas penyungsung Pura Pucak Penulisan Kintamani di bagi 4 gebog satak yaitu Desa Sukawana,Desa selulung , Desa Kintamani dan Desa Bantang, disamping gebog domas juga ada 1 desa penyungsung yaitu warga Tambiak Pecatu Badung dan 1 Desa yang ada di kecamatan Payangan gianyar.   Karya yang diawali dari tanggal 6 Oktober sampai 25 Oktober 2016 di puput oleh Jro Kubayan Putus Desa Sukawana yang dikuti oleh seluruh Peduluan gebog Domas.(BB)


TAGS :

Komentar