Mangku Merthayasa Siap Gantikan Sukrawan Jadi Bendahara PDIP Bali

ist
Baliberkarya.com-Buleleng. Kabar penunjukan Ketua Komisi I DPRD Buleleng, Putu Mangku Merthayasa sebagai Bendahara DPD PDIP Bali menggantikan Dewa Nyoman Sukrawan, membuat politisi asal Banjar itu sumringah.
 
Ia belum mau berkomentar banyak tentang jabatan empuk itu. Dikatakan jabatan empuk karena posisi bendahara DPD PDIP Bali berpotensi besar menjadi Ketua DPRD Bali periode2019-2024 mendatang.
 
“Saya belum bisa berkomentar banyak karena saya belum diberi tahu secara formal oleh DPD PDIP Bali. Tidak etis saya komentar karena posisi saya sebagai Wakil Ketua DPC PDIP Buleleng, dan saya juga tidak ikut rapat di DPD,” ujar Mangku Merthayasa saat ditemui Balieditor.com di ruang kerjanya di Komisi I DPRD Buleleng, Senin (3/10/2016).
 
Kalau anda benar-benar ditugaskan partai? Ia menegaskan bahwa sebagai kader PDIP bila ditugaskan partai maka dirinya tidak akan menolak penugasan itu. “Saya selaku kader partai, saya siap kalau memang ditugaskan partai,” jawab salah satu vokalis di Dewan Buleleng itu.
 
Kendati tidak mau berkomentar banyak tapi Mangku Merthayasa menuturkan bahwa dirinya ditunjuk sebagai bendahara DPD PDIP Bali pertama kali diberitahu oleh anggota DPRD Bali asal Buleleng Ketut Karyasa Adnyana. “Tapi ini masih diajukan ke DPP PDIP,” tambahnya.
 
Sementara dua aktivis LSM Buleleng Wayan Purnamek dan Antonius Sanjaya Kiabeni alias Anton menyatakan bahwa penunjukan Mangku Merthayasa menggantikan Dewa Nyoman Sukrawan yang maju sebagai kandidat bupati jalur independen bersama tokoh Demokrat Bali Gede Dharma Widjaya, sangat tepat. Karena, menurut Purnamek, Mangku Merthayasa adalah kader militan sebagaimana Dewa Sukrawan.
 
“Memang tepat penunjukan Pak Mangku Merthayasa. Karena Dewa Sukrawan adalah kader militan maka yang menggantikannya juga harus kader militan,” ujar Purnamek dibenarkan oleh Anton. (BB/balieditor)

TAGS :

Komentar